Menlu Retno Tegaskan Barat Untuk Tak Jatuhkan Sanksi ke Rusia Soal Pangan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:32 WIB
Menlu Retno LP Marsudi (Kemenlu)
Menlu Retno LP Marsudi (Kemenlu)



AYOINDONESIA.COM -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu dengan menteri luar negeri dari negara-negara G7. Secara daring, pertemuan tersebut rupanya undangan dari Jerman sebagai Presidensi G7 kepada Indonesia sebagai Presidensi G20.

Pertemuan tersebut diketahui membahas dua isu penting, yaitu isu ketahanan pangan akibat perang di Ukraina, dan isu G20. Ini merupakan pertemuan pertama presidensi G20 dengan G7 secara kelompok (pada tingkat Menteri Luar Negeri). Sebelumnya, pertemuan dilakukan dengan masing-masing negara anggota G20, baik dari G7 maupun non G7.

Terkait isu ketahanan pangan, Retno menyampaikan bahwa perang di Ukraina telah berdampak pada ketahanan pangan global. Dia menilai dampak ini sangat dirasakan, terutama oleh negara berkembang.

“Upaya harus dilakukan agar isu kelangkaan dan harga pangan yang tinggi dapat dicegah, termasuk tidak memasukkan pangan dalam sanksi. Dalam kaitan ini, Indonesia juga mengingatkan mengenai pentingnya pupuk, sebagai bagian upaya menjaga ketahanan pangan,” tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Sabtu 14 Mei 2022.

Terkait G20, Retno menyampaikan negara-negara G7 memahami situasi kompleks dan sulit yang dihadapi Indonesia. Dia menuturkan seluruh negara yang terlibat memberikan dukungan terhadap presidensi Indonesia.

Baca Juga: Piala Thomas 2022: Cerita di Balik Perjuangan Indonesia ke Partai Puncak demi Pertahankan Gelar

Retno menegaskan bahwa pertemuan dirinya dengan menteri luar negeri anggota G7 berjalan positif. Retno juga menggarisbawahi bahwa tidak ada satu negara yang menginginkan G20 terpecah.

Selain mengikuti pertemuan, Retno menyampaikan undangannya kepada para menteri luar negeri G7 untuk hadir pada pertemuan Menlu G20 di Bali pada bulan Juli mendatang. Undangan itu nantinya untuk melanjutkan diskusi secara terbuka dan konstruktif terkait hal-hal yang berkaitan dengan G20.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 Korea Utara Capai Dua Juta Kasus

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:36 WIB

Korut Laporkan 21 Kematian Baru Akibat Covid-19

Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:00 WIB
X