Kasus Cacar Monyet Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa, Negara Afrika Minta Vaksin

- Senin, 4 Juli 2022 | 16:38 WIB
Kasus Cacar Monyet Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa, Negara Afrika Minta Vaks
Kasus Cacar Monyet Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa, Negara Afrika Minta Vaks

 

AYOINDONESIA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kasus cacar monyet meningkat tiga kali lipat di wilayah Eropa dalam dua minggu terakhir. WHO mendesak negara-negara di kawasan Eropa untuk mengambil langkah sebelum merebak di Benua Biru.

Kepala WHO Eropa Hans Kluge mengatakan bahwa perlu adanya upaya lebih untuk mencegah pergerakan virus, kendati virus tersebut belum dikategorikan sebagai darurat kesehatan global.

"Tindakan mendesak dan terkoordinasi sangat penting jika kita ingin menghentikan penyebaran penyakit yang sedang merebak saat ini," kata Kluge dilansir dari ABC News, Senin 4 Juli 2022.

Kluge mengatakan jumlah infeksi di Eropa mewakili sekitar 90 persen dari total kasus virus cacar monyet secara global. Dia merinci saat ini ada 31 negara di kawasan Eropa telah mengidentifikasi kasus cacar monyet.

Baca juga: Jemaah Haji Terlantar, Kemenag Jabar Pastikan PT Travel Alfatih Indonesia Ilegal

Di lain benua tepatnya di Afrika, otoritas kesehatan di wilayah itu telah menganggap virus cacar monyet sebagai wabah darurat, sama seperti Covid-19. Negara-negara Afrika bahkan menyerukan negara-negara kaya untuk berbagi vaksin cacar monyet, demi menghindari masalah yang sama seperti halnya ketidaksetaraan vaksin Covid-19 di Benua Afrika.

Sebagai informasi, gejala cacar monyet mirip dengan cacar biasa, termasuk gatal atau nyeri, ruam kulit, demam, nyeri otot, sakit kepala, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, dan kelelahan.

Penularan cacar monyet dapat melalui pernapasan, tetapi karena karakteristik kasus yang dicurigai, para ahli memiliki kemungkinanpenularan juga terjadi melalui kontak dan paparan tetesan dan cairan. Adapun masa inkubasi dapat berkisar dari 5 hingga 21 hari dan gejala biasanya hilang dalam 14 hingga 21 hari.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putra Mahkota MBS Makin Berkuasa di Arab Saudi

Rabu, 28 September 2022 | 14:50 WIB

Ulama Terkemuka Syekh Yusuf Al Qaradhawi Meninggal Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 06:24 WIB

Fakta Tentang Ratu Elizabeth II yang Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 09:01 WIB

Kabar Duka: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 05:44 WIB
X