Non Muslim Masuk Kota Suci Makkah, Ini Peringatan Sheikh Sudais

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:20 WIB
Presiden Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al-Sudais  (republika/istimewa)
Presiden Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al-Sudais (republika/istimewa)

AYOINDONESIA.COM -- Warga Arab Saudi diperingatkan untuk menghormati kesucian situs-situs suci Kerajaan Arab Saudi setelah seorang warga negara Arab Saudi ditangkap dengan tuduhan mengizinkan seorang non-Muslim memasuki Makkah secara ilegal.

Presiden Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al-Sudais menekankan perlunya komitmen dan kepatuhan penuh terhadap peraturan dan instruksi mengenai tempat-tempat suci.

Dilansir dari laman Arab News, Sabtu 23 Juli 2022, Sheikh Sudais mengatakan kesucian Dua Masjid Suci adalah garis yang tidak dapat dilanggar Kerajaan Arab Saudi dan pelanggaran apa pun tidak akan ditoleransi.

Hal itu, menurut Sheikh Sudais seperti dikutip oleh republika.co.id, terlepas dari kebangsaan mereka yang terlibat dan sifat pekerjaan mereka.

Polisi Makkah mengatakan mereka telah merujuk seorang warga Arab Saudi ke Penuntut Umum karena terlibat dalam dugaan seorang jurnalis non-Muslim dengan kewarganegaraan AS memasuki Makkah.

Hal ini dianggap pelanggaran eksplisit terhadap undang-undang yang melarang masuk non-Muslim ke Makkah.

Seorang juru bicara polisi mengatakan orang asing yang datang ke Arab Saudi harus menghormati dan mematuhi hukum negara, terutama yang berkaitan dengan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Baca Juga: Greenpeace Ajak Muslim Sikapi Perubahan Iklim, Makkah dan Masjid Nabawi Bisa Kurangi Emisi Karbon

Wartawan AS itu diduga adalah Kepala Editor dan Komentator Internasional Channel 13 News Israel Gil Tamary. Dia berada di Jeddah pekan lalu untuk meliput kunjungan Presiden AS Joe Biden.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X