Utang PLN Capai Rp 430 Triliun

- Jumat, 28 Januari 2022 | 06:29 WIB
Direktur utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan telah menyiapkan skema pengamanan berlapis untuk memastikan paoskan batu bara untuk bahan bakar PLTU aman. (Dokumentasi PT PLN)
Direktur utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan telah menyiapkan skema pengamanan berlapis untuk memastikan paoskan batu bara untuk bahan bakar PLTU aman. (Dokumentasi PT PLN)

 

AYOINDONESIACOM-Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut utang PLN saat ini mencapai Rp 430 triliun. Angka tersebut turun bila dibandingkan total utang pada 2021 sebesar Rp 450 triliun.

"Kami mengelola utang dengan baik, sehingga interest bearing debt kami di awal tahun ini turun dari Rp450 triliun jadi sekitar Rp 430 triliun," kata Darmawan dilansir Suara.com Jumat (28/1/2022).

Meski mencatatkan penurunan utang, Menteri BUMN Erick Thohir tetap meminta PLN untuk mengurangi belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2022 ini.

Darmawan juga mengatakan, PT Indonesia Power (IP) yang merupakan anak usaha PLN tengah mengembangkan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) baru.

Baca Juga: Tarif Listrik Bakal Naik, Dirut PLN: Itu Kewenangan Pemerintah

Dalam hal ini, PLN akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait, baik dari sisi kebijakan, teknis, bisnis, hingga operasional, guna memastikan keberlanjutan bisnis dari program tersebut.

Baca Juga: Harlah NU 2022: Sejarah dan Perkembangan Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran para Kiai

"Arahan dari Kementerian BUMN, bahwa selanjutnya capex kami bisa diturunkan. Tetapi di tengah RUPTL yang baru menekankan pengembangan IP. Tentu saja kami menekankan PLN berkolaborasi," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Kamis 19 Mei 2022 Naik Rp2.000

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:38 WIB
X