Minyak Goreng Hanya Sumbang Inflasi 0,01 Persen di Januari 2022

- Rabu, 2 Februari 2022 | 14:55 WIB
Sejumlah pedagang kecil minyak goreng eceran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi mengaku rugi dengan adanya kebijakan satu harga minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter. (Restu Nugraha)
Sejumlah pedagang kecil minyak goreng eceran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi mengaku rugi dengan adanya kebijakan satu harga minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter. (Restu Nugraha)

Minyak Goreng Hanya Sumbang Inflasi 0,01 Persen di Januari 2022. Padahal harga komoditas ini melambung tinggi sampai sekarang. 

AYOINDONESIA.COM -- Minyak goreng ternyata hanya menyumbang inflasi 0,01 persen di Januari 2022. Padahal harga komoditas ini sempat melambung tinggi.

BPS atau Badan Pusat Statistik menyampaikan, komoditas minyak goreng yang mendapat sorotan masyarakat luas akibat tingginya harga di awal nyatanya hanya memiliki andil kecil terhadap inflasi.

Kepala BPS Margo Yuwono menuturkan, minyak goreng selama Januari 2022 hanya menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen. Margo mengatakan, angka andil inflasi itu memang tidak sebesar dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Adapun pada Desember 2021, minyak goreng tercatat memberikan andil inflasi hingga 0,08 persen. BPS pun menilai, andil inflasi yang semakin kecil itu merupakan dampak dari sejumlah kebijakan pemerintah untuk stabilisasi harga minyak goreng, khususnya yang berbasis sawit.

"Begitu pemerintah menerapkan kebijakan, lambat laun makin kesini pengaruhnya semakin sedikit. Pasar-pasar juga sudah banyak yang menggunakan harga acuan Rp 14 ribu per liter," kata Margo dalam konferensi pers, Rabu, 2 Februari 2022.

Harga Minyak Goreng Masih Tinggi

Meski begitu, BPS tak menampik harga minyak goreng di berbagai wilayah juga masih terdapat yang tinggi. Itu sebabnya, komoditas tersebut tetap masih berpengaruh kepada inflasi.

"Dalam catatan kami masih ditemui beberapa (harga tinggi) tapi tidak banyak. Jadi masih berpengaruh ke inflasi," ujar Margo.

Baca Juga: Ramalan Kartu Tarot Edisi 2 Februrari 2022 untuk Zodiak Cancer, Leo dan Virgo

Baca Juga: Masa Karantina PPLN Dipangkas Jadi 5 Hari, Polri Antisipasi Oknum Nakal

Baca Juga: Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-23 Tidak Diperkuat Egy, Witan, dan Asnawi

Sebagai informasi, komoditas pangan yang paling dominan memberikan andil inflasi di bulan lalu di antaranya daging ayam ras 0,07 persen, diikuti ikan segar dengan andil 0,06 persen, dan beras juga memberikan andil 0,03 persen.

Ketiga komoditas itu masuk dalam kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang secara umum mengalami inflasi 1,17 persen dan memberikan andil 0,30 persen.

Demikian informasi tentang minyak goreng hanya sumbang inflasi 0,01 persen di Januari 2022, dilansir dari Republika.co.id.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

bank bjb Jadi Pelopor Perdagangan Karbon di Indonesia

Rabu, 27 September 2023 | 10:50 WIB

Mengungkap Prestasi BRI: Permodalan dan ROE yang Andal

Selasa, 19 September 2023 | 21:12 WIB

Sulit Jadi Merchant? Tidak Lagi! BRImo Solusinya

Jumat, 15 September 2023 | 08:31 WIB
X