Disperindag Jabar Siapkan Langkah Strategis Cegah Kenaikan Inflasi Tahun 2023

- Kamis, 26 Januari 2023 | 17:23 WIB
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencegah kenaikan inflasi 2023 ini. (Istimewa)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencegah kenaikan inflasi 2023 ini. (Istimewa)

AYOINDONESIA.COM Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencegah kenaikan inflasi sepanjang 2023 ini.

Kepala Disperindag Jabar Iendra Sofyan mengatakan Jawa Barat menghadapi tantangan yang tidak sederhana dalam menurunkan inflasi pada 2023 ini. Pada Desember 2022 inflasi Jawa Barat mencapai 6,04% (y-o-y) lebih tinggi dari Inflasi Nasional sebesar 5,51% (y-o-y) yang didorong oleh pelaksanaan Hari Natal dan Tahun Baru

Adapun berdasarkan kelompok, Inflasi Jawa Barat didorong oleh kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil 1,67%, kemudian Transportasi 1,62% dan Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 1,28%.

Baca Juga: Ini Rincian Gaji Tenaga Honorer Tahun 2023 di 17 Daerah di Indonesia, Ternyata Banyak Juga Ya!

“Kenaikan angka ini karena dipicu kenaikan harga BBM,” katanya dalam acara Pemaparan Program Kerja Disperindag Jabar 2023 di Bandung, Kamis, 26 Januari 2023.

Menurutnya Disperindag berperan mengendalikan kenaikan inflasi di sektor hulu setidaknya sudah menyiapkan empat langkah strategis sepanjang 2023 ini. Pertama intensif melakukan pemantauan harga dan operasi pasar dengan mengoptimalkan sokongan APBD. “Pengawasan ini harus clear soal informasi harga,” ujarnya.

Khusus operasi pasar murah, pada 2022 lalu pihaknya berbekal anggaran Rp15 miliar bisa menjangkau 154.119 rumah tangga miskin (RTM), sementara pada 2023 dengan anggaran Rp 10 miliar operasi pasar ditargetkan menyasar 118.000 RTM.

“OPM diberikan khusus pada warga yang berpendapatan rendah dan sesuai data tingkat kesejahteraan sosial (DTKS),” tuturnya.

Baca Juga: Gaji Tenaga Honorer Naik di Tahun 2023? Ini Rincian Lengkap Berdasarkan SBM Anggaran Tahun Ini

Pihaknya juga menyiapkan langkah agar sinergi dan kolaborasi, kerja sama dengan pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan antar daerah dalam penyediaan komoditi bahan pokok bisa terus dilakukan.

“Memang ini hanya pemicu, tapi kami terus mendorong,” katanya.

Sementara langkah terakhir Pemprov Jabar juga sudah kini memiliki Pusat Distribusi Provinsi (PDP) di Purwakarta. "PDP perannya sama kayak Bulog dan secara bertahap PT Agro Jabar akan menyerap dan mengendalikan atau membeli bahan pokok untuk masyarakat, untuk tahap awal ini beras,“ katanya.

Di tempat yang sama, Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis UPI Prof Amir Machmud mengatakan program-program yang disiapkan Disperindag Jabar sudah tepat dan terarah.

“Program dinas sudah bagus, mulai dari inflasi sampai IKM dan logistik,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Imbau Nasabah Menjaga Kerahasiaan Data Pribadi

Jumat, 17 Maret 2023 | 23:49 WIB
X