Kiai Sepuh Turun Gunung: Minta Muktamar NU Ditunda Hingga Januari 2022

- Kamis, 25 November 2021 | 12:15 WIB
Logo NU. (Istimewa.)
Logo NU. (Istimewa.)

JAKARTA, AYOINDONESIA.COM -- Dua kubu pendapat soal diundur atau dimajukannya waktu Muktamar ke 34 NU di Lampung -- menyusul pemberlakuan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang -- tampaknya cenderung mamanas. Akibatnya, beberapa kiai sepuh NU harus  'turun gunung'.

Dalam dokumen NU, terdapat dua halaman surat hasil pertemuan para kiai sepuh NU (masyayikh) tertanggal 24 November 2021. Pertama, berbentuk berita acara kesepakatan pertemuan yang ditandatangani oleh sembilan kiai sepuh NU. Kedua, dokumen berisi penyampaian hasil kesepakatan tersebut yang ditujukan langsung kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Para kiai sepuh NU meminta Muktamar dilangsungkan dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan. Mereka dalam poin musyawarahnya juga bermufakat agar sebaiknya Muktamar ke 34 NU dilaksanakan dengan persiapan yang maksimal dan optimal. “Karena itu, idealnya Muktamar ke34 Nahdlatul Ulama dilaksanakan pada akhir Januari 2022 bertepatan dengan Harlah NU ke-96,” bunyi salah satu butir kesepakatan para kiai sepuh tersebut.

Baca Juga: Mengenal Peradaban Islam di Spanyol, Asal Negara Barcelona

Poin lainnya, para kiai sepuh NU juga meminta agar Muktamar ke 34 NU berkualitas dan bermartabat. Selain itu, muktamar juga diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang fundamental dalam rangka membangun kemandirian bangsa untuk perdamaian dunia.

Kesembilan kiai sepuh NU atau masyayikh yang menandatangani kesepakatan musyawarah ini, antara lain KH Anwar Mansyur dari Jawa Timur, KH Abuya Muhtadi Dimyati dari Banten, Tuanku Bagindo H Muhammad Letter dari Sumatra Barat, KH Manarul Hidayat dari Jakarta, KH Abun Bunyamin dari Jawa Barat, KH Ahmad Haris Shodaqoh dari Jawa Tengah, KH Abdul Kadir Makarim dari NTT, KH Muhsin Abdillah dari Lampung, dan KH Farid Wajdy dari Kalimantan Timur. (Imas Damayanti)

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Al Fatihah : Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Minggu, 28 November 2021 | 09:24 WIB

Logo Muktamar ke 34 NU: Makna dan Filosofinya

Jumat, 26 November 2021 | 16:23 WIB
X