Fatwa Haram MUI: Pandangan Islam Menilai Bitcoin

- Jumat, 26 November 2021 | 12:54 WIB
Bitcoin. (Pixabay.)
Bitcoin. (Pixabay.)

 

AYOINDONESIA.COM -- Bitcoin adalah sistem pembayaran online dari uang elektronik peer to peer (P2P) yang dikirim langsung dari satu pihak ke pihak lain tanpa melalui lembaga keuangan.

Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 yang digelar pada 9 November 2021 di Jakarta, menghasilkan pembahasan tentang Hukum Cryptocurrency, sebagai berikut:

  1. Penggunaan Cryptocurrency sebagai mata uang hukumnya haram karena mengandung gharar, dharar, dan bertentangan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 17 Tahun 2015
  2. Cryptocurrency sebagai komoditi / aset digital tidak sah diperjualbelikan karena mengandung gharar, dharar, qimar dan tidak memenuhi syarat sil’ah secara syar’i yaitu ada wujud fisik, memiliki nilai, diketahui jumlahnya secara pasti, hak milik, dan bisa diserahkan ke pembeli
  3. Cryptocurrency sebagai komoditi / aset yang memenuhi syarat sebagai sil’ah dan memiliki underlying serta memiliki manfaat yang jelas hukumnya sah untuk diperjualbelikan. 

Berdasarkan jurnal "Transaksi Bitcoin dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia" oleh Aisyah Ayu Musyafah tahun 2020, Cryptocurrency adalah mata uang yang tidak diregulasi oleh pemerintah dan tidak termasuk mata uang resmi sebagai alat pembayaran karena hal tersebut sudah diatur dalam aturan Bank Indonesia Nomor 16/40/PBI/2016.62.

Baca Juga: Mengenal Kripto Lebih Dekat, Sebelum Fatwa Haram MUI

Berdasarkan jurnal "Tinjauan Hukum Islam terhadap Transaksi Bitcoin dalam Perspektif Ulama Fiqh Klasik dan Kontemporer" oleh Muhammad Masruron dan Munawir Al Azhari, bitcoin dalam pandangan ulama, meliputi:

1. Bitcoin dari sisi fungsi

Pada dasarnya sama dengan uang pada umumnya yaitu sebagai sarana untuk mendapatkan barang dan tujuan tertentu.

2. Bitcoin dari sisi legalitas

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Surat Al Fatihah : Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Minggu, 28 November 2021 | 09:24 WIB

Logo Muktamar ke 34 NU: Makna dan Filosofinya

Jumat, 26 November 2021 | 16:23 WIB
X