Sejarah Masjid Raya Bandung, Dari Atap Tumpang Menjadi Kubah

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:03 WIB
Masjid Raya Bandung. (Tempat Wisata)
Masjid Raya Bandung. (Tempat Wisata)

JAKARTA, AYOINDONESIA.COM – Masjid Raya Bandung merupakan salah satu masjid tertua di Bandung yang dibangun pada tahun 1810-1812.

Masjid Raya Bandung terletak di pusat kota Bandung dan berdekatan dengan alun-alun serta kantor walikota Bandung, tepatnya di Jalan Asia Afrika, Balonggede, Bandung.

Masjid Raya Bandung telah mengalami beberapa kali renovasi yang dari awal bentuknya masih sederhana, kini telah menjadi megah.

Menurut Andita dalam jurnal “Sejarah Pembangunan dan Renovasi pada Masjid Agung Bandung” tahun 2017, mulanya Masjid Raya Bandung dibangun dengan bentuk panggung tradisional dengan tiang kayu, dinding anyaman bambu, atap rumbia, dan sebuah kolam besar sebagai tempat wudu.

Baca Juga: Manfat Air Cucian Beras untuk Tanaman Hias, Jangan asal Buang

Pada tahun 1826 dilakukan perubahan pertama pada Masjid Raya Bandung. Dinding masjid yang mulanya berbahan dasar bambu, diganti dengan kayu. Atap masjid yang mulanya berbahan dasar rumbia, juga diganti dengan kayu.

Pada tahun 1850 dilakukan perubahan ke-2 pada Masjid Raya Bandung, seiring dengan dibangunnya Jalan Groote Postweg (kini Jalan Asia Afrika). Perubahan yang dilakukan meliputi perluasan wilayah masjid, penggantian atap yang mulanya kayu menjadi genteng dengan bentuk nyungcung atau tumpang bersusun tiga (mengerucut ke atas), dan penggantian dinding yang mulanya kayu menjadi bata.

Pada tahun 1875 dilakukan perubahan ke-3 pada Masjid Raya Bandung. Perubahan yang dilakukan meliputi penambahan pondasi dan pagar tembok keliling setinggi dua meter dengan motif sisik ikan, gaya khas Priangan.

Pada tahun 1900 dilakukan perubahan ke-4 pada Masjid Raya Bandung. Perubahan yang dilakukan meliputi penambahan mihrab dan pawestren (ruang salat perempuan) atau teras di sisi kanan dan kiri masjid.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Membunuh Sadis Bukan Ajaran Islam

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:39 WIB

Amalan Istimewa di Hari Jumat, Banyaklah Berdoa

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:06 WIB

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Puasa 13-15 Muharram

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:08 WIB

3 Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Menurut Buya Yahya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Hari Asyura, Ini Amalan di 10 Hari Bulan Muharram

Senin, 8 Agustus 2022 | 06:56 WIB
X