Harlah NU 2022: Sejarah dan Perkembangan Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran para Kiai

- Jumat, 28 Januari 2022 | 05:22 WIB
Logo Harlah NU ke 96. (Istimewa)
Logo Harlah NU ke 96. (Istimewa)

AYOINDONESIA.COM -- Nahdlatul Ulama atau yang disingkat dengan NU adalah sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada tanggal 31 Januari tahun 1926 dan bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Dilansir dari kanal YouTube – Pegawai Muslim yang diunggah pada 28 Maret 2020, pendirian NU digagas oleh para Kiai ternama dari Jawa Timur, Madura, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang menggelar pertemuan di kediaman KH Wahab Hasbullah di Surabaya.

Menurut Ahmad Zahro dalam bukunya yang berjudul Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masail, selain KH Wahab Hasbullah, pertemuan para Kiai itu juga merupakan prakarsa dari KH Hasyim Asy'ari.

Pertemuan itu membahas upaya agar Islam tradisional di Indonesia dapat dipertahankan. Maka, dirasa perlu dibentuk sebuah wadah khusus. Sebenarnya, upaya semacam itu sudah dirintis Kiai Wahab jauh sebelumnya bersama KH Mas Mansyur. Awalnya, Kiai Wahab mendirikan Nahdlatul Wathan yang artinya kebangkitan tanah air.

Baca Juga: Harlah NU 2022: Ini 8 Rencana Agenda di Berbagai Daerah

Martin Van bruinessen dalam buku berjudul, NU: Tradisi, Relasi-relasi Kuasa, Pencarian Wacana Baru (1994), menyebut bahwa, boleh dibilang Nahdlatul Wathan merupakan sebuah lembaga pendidikan agama bercorak nasionalis moderat pertama di nusantara.

Sebagai catatan, Nahdlatul Wathon versi Kiai Wahab dan Kiai Mas Mansur ini berbeda dengan lembaga bernama serupa yang didirikan Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di Lombok Nusa Tenggara Timur, tahun 1953.

Kehadiran NU merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya yaitu paham Ahlussunnah wal Jamaah.

Selain itu, NU sebagai organisasi-organisasi pribumi lain, baik bersifat sosial, budaya, atau keagamaan yang lahir di masa penjajah, pada dasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aturan Qadha Puasa yang Mesti Kita Ketahui

Jumat, 13 Mei 2022 | 13:02 WIB

Khutbah Jumat Singkat : Soleh Setelah Ramadhan

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:11 WIB
X