Mulai Sabtu Besok, Umat Islam Disunnahkan Puasa Ayyamul Bidh, Ini Niat dan Keutamaannya

- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:31 WIB
Ilustrasi Puasa Ayyamul Bidh. (Pexels)
Ilustrasi Puasa Ayyamul Bidh. (Pexels)

AYOINDONESIA.COM -- Karena awal Syawal 1443 H dimulai pada Senin, 2 Mei 2022, artinya, mulai Sabtu, 14 Mei 2022) besok, umat Islam di seluruh dunia disunnahkan untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh.

Dikutip dari NU Online, ayyamul bidh berarti 'hari-hari cerah', yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan hijriah. Di bulan Syawal 1443 H, Ayyamul Bidh jatuh pada hari Sabtu hingga Senin,14-16 Mei 2022 mendatang.

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa Ayyamul Bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan.

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah SAW sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian’.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan).

Adapun niat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”

Niat puasa Ayyamul Bidh ini disunahkan untuk dilafalkan dengan lisan, tidak sekadar dibaca dalam hati. Niat ini juga mulai boleh dilaksanakan sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat. Hal itu dengan catatan belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hukum Kurban bagi Anak Kecil yang Belum Baligh

Senin, 4 Juli 2022 | 16:05 WIB
X