8 Orang yang Didoakan Malaikat, Salah Satunya Sholat di Shaf Terdepan

- Minggu, 3 Juli 2022 | 08:50 WIB
Ilustrasi berdoa. (Unsplash/Faseeh Fawaz)
Ilustrasi berdoa. (Unsplash/Faseeh Fawaz)



AYOINDONESIA.COM -- Didoakan manusia adalah hal yang lumrah, tapi bagaimana jika didoakan malaikat? Tentu ini luar biasa dan sangat istimewa.

Orang yang mendapat doa dari malaikat termasuk golongan yang beruntung, sebab malaikat adalah makhluk yang senantiasa taat kepada Allah dan tidak pernah berbuat dosa.

Meskipun demikian, ternyata bukan hal yang sulit jika seseorang ingin didoakan oleh para malaikat. Bahkan orang biasa sekalipun bisa memperoleh doa dari malaikat.

Dikutip dari akun Instagram @sahabatsurga, ada delapan golongan orang yang didoakan malaikat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah dalam beberapa hadits.

Siapa sajakah golongan orang yang beruntung mendapatkan doa malaikat? Berikut kita simak penjelasannya.

1. Tidur dalam Keadaan Bersuci

Di antara orang yang beruntung mendapat doa para malaikat adalah yang tidur malam dalam keadaan suci.

Dikutip dari laman Almanhaj, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Ketika ia bangun, para malaikat tersebut akan memohonkan ampunan untuknya.

Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadits Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar.

مَنْ بَاتَ طَاهِرًا بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ، فَلَمْ يَسْتَيْقِظْ إِلاَّ قَالَ الْمَلَكُ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فُلاَنٍ، فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا.


"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dan tidaklah ia bangun melainkan Malaikat berdoa: ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena ia tidur dalam keadaan suci."

2. Duduk Menunggu Waktu Sholat

Golongan berikutnya yang mendapatkan doa para malaikat adalah orang yang duduk menunggu waktu sholat dalam keadaan suci.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

أَحَدُكُمْ مَا قَعَدَ يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ فِيْ صَلاَةٍ مَا لَمْ يُحْدِثْ تَدْعُوْ لَهُ الْمَلاَئِكَةُ :اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

"Tidaklah seseorang di antara kalian duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, melainkan para malaikat akan mendoakannya: ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia."

3. Berada di Shaf Terdepan saat Sholat Berjamaah

Berada di shaf terdepan dalam sholat berjamaah ternyata banyak keutamaannya, salah satunya akan mendapatkan doa dari para malaikat.

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْكُوفِيِّ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ وَالْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ بِمَدِّ صَوْتِهِ وَيُصَدِّقُهُ مَنْ سَمِعَهُ مِنْ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ صَلَّى مَعَهُ. (رواه النسائي)

“Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Al-Mutsanna dia berkata; telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam dia berkata; Bapakku telah menceritakan kepadaku dari Qatadah dari Abu Ishaq Al-Kufi dari Al-Barra’ bin ‘Azib bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Allah dan para malaikat mendoakan (orang-orang) yang berada di shaf terdepan. Seorang muadzin akan diampuni sepanjang suaranya dan dibenarkan oleh yang mendengarnya dari semua yang basah dan kering, dan dia mendapat pahala seperti pahala orang yang ikut shalat bersamanya.” (HR. an-Nasa’i)

Hal senada juga disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الصُّفُوْفِ اْلأُوَلِ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang sholat di shaf pertama.” (HR. Abu Dawud, shahih).

4. Menyambung Shaf Sholat Berjamaah

Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah dan tidak membiarkan shafnya kosong, termasuk golongan yang mendapatkan doa para malaikat.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يَصِلُونَ الصُّفُوفَ

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat bersholawat kepada orang-orang yang menyambungkan shaf." (HR Ibnu Majah; Ahmad; Ibnu Hibban; Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra No 4968, dari Abu Hurairah).

5. Menjadi Imam Sholat

Saat sholat berjamaah dianjurkan untuk mengucapkan "aamiin" bersama imam. Sebab waktu pada waktu tersebut malaikat juga mengucapkan "aamiin".

Dikutip dari laman muslim.or.id, dalam hadits Imam Bukhari disebutkan siapa yang mengucapkan "aamiin" bersama malaikat akan diampuni dosanya yang telah lalu.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا قَالَ الإِمَامُ: {غَيْرِ المَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ} [الفاتحة: 7] فَقُولُوا: آمِينَ، فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ المَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Jika imam membaca, “Ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalliin”, maka ucapkanlah ‘aamiin’. Karena siapa saja yang mengucapkan ‘aamiin’ bersamaan dengan ucapan ‘aamiin’ malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 782 dan Muslim no. 410).

6. Mendoakan Saudaranya tanpa Sepengetahuan yang Didoakan

Sesama muslim adalah bersaudara, maka sudah selayaknya mendoakan saudaranya tersebut.

Perlu diketahui bahwa seseorang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan, maka malaikat akan mengembalikan doa tersebut kepadanya.

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ

"Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama'.” (HR. Muslim).

Selain itu menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya menunjukan jujurnya keimanan seseorang.

“Mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya menunjukkan jujurnya keimanan seseorang. Hal ini karena Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah sempurna keimanan kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri’.” (Syarh Riyadhus Shalihin, 6: 54).

7. Menjenguk Orang Sakit

Golongan yang mendapat doa para malaikat selanjutnya adalah yang sedang menjenguk orang sakit.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {مَنْ عَادَ مَرِيْضًا صَالِحًا خَرَجَ مَعَهُ سَبْعُوْنَ مَلَكًا يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ، وَيَخْرُجُوْنَ مِنْ بَيْتِ الْمَرِيْضِ مَعَهُ وَيَدْخُلُوْنَ إِلَى بَيْتِهِ}

"Nabi saw. bersabda, 'Siapa yang menjenguk orang sakit yang shalih, maka keluar bersamanya tujuh puluh malaikat yang memintakan ampun untuknya, dan mereka keluar dari rumahnya orang sakit itu bersamanya dan mereka masuk ke rumahnya'.”

Melansir dari laman Bincang Syairah, hadits ini belum ditemukan sanad dan perawinya. Begitu pula dalam penjelasan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadits ini tidak menyebutkan riwayat dan perawinya.

Baca Juga: Keistimewaan Puasa Dzulhijjah yang Tidak Boleh Dilewatkan

8. Berinfak

Orang yang berinfak termasuk golongan yang akan mendapat doa para malaikat. Dalam sebuah hadits disebutkan dua malaikat akan turun dan mendoakan agar harta orang yang berinfak diberi ganti oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ يَوْمِ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا : اَللَّهُمِّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفَا، وَيَقُوْلُ الآْخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفَا


“Tidaklah para hamba berada di pagi hari, melainkan pada pagi itu terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak’, sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan (harta) kepada orang yang menahan (hartanya)….” [Al-Hadits].

Itulah delapan golongan orang yang mendapatkan doa para malaikat. Jika dilihat dari keterangan sejumlah hadits, maka siapapun punya kesempatan untuk mendapatkan doa para malaikat. Wallahu a'lam. (Arman)


Sumber Tulisan: Berbagai Sumber

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh, Puasa 13-15 Muharram

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:08 WIB

3 Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Menurut Buya Yahya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Hari Asyura, Ini Amalan di 10 Hari Bulan Muharram

Senin, 8 Agustus 2022 | 06:56 WIB

Naskah Khutbah Jumat Singkat: Makna Kemerdekaan

Kamis, 4 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Doa yang Diajurkan Dibaca Setelah Sholat Tahajud

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:16 WIB

Anjuran Sholat Tasbih di Awal Tahun Baru Hijriyah

Selasa, 2 Agustus 2022 | 13:41 WIB
X