Hukum Kurban bagi Anak Kecil yang Belum Baligh

- Senin, 4 Juli 2022 | 16:05 WIB
Hewan kurban (Ist)
Hewan kurban (Ist)

 

AYOINDONESIA.COM—Pada Hari Raya Idul Adha 2022, umat Muslim diwajibkan ibadah kurban bagi yang mampu. Selain untuk diri sendiri, bisakah kurban untuk anak yang belum akil baligh?

Kurban berasal dari kata Qurb atau Qurbany ang berarti 'dekat'. Sedangkan penulisan qurban dengan imbuhan alif dan nun bermakna 'kesempurnaan'.

Sehingga qurban atau kurban adalah 'kedekatan yang sempurna'. Atau dalam makna lainnya, kurban berarti menyembelih hewan untuk melaksanakan perintah Allah SWT sekaligus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

Dilansir Suara.com, menurut Ustaz Erick Yusuf menjelaskan bahwa anak yang belum akil baligh berarti belum mukallaf atau belum terbebani aturan dan kewajiban dalam agama. Misalnya, belum dibebankan salat, puasa, termasuk berkurban.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, niat puasa Tarwiyah, dan Puasa Arafah jelang Idul Adha 2022

Meskipun anak belum diwajibkan berkurban, namun jika si anak memang mampu membeli hewan kurban maka diperbolehkan untuk ikut berkurban atas nama si kecil.

Ustaz Erick Yusuf menambahkan, anak yang belum mukallaf dan belum dibebankan salat tapi dia salat maka akan menjadi pahala baik untuknya. Namun, jika sang anak tidak salat, itu juga tidak meninggalkan dosa untuknya.

Memilih Hewan Kurban

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 30 September 2022 | 06:19 WIB

6 Makna di Balik Logo Hari Santri 2022

Rabu, 28 September 2022 | 13:16 WIB

Menguap saat Sholat Apakah Batal?

Jumat, 23 September 2022 | 06:20 WIB
X