Simak Sejarah dan Bacaan Niat Puasa Asyura, Ibadah Utama Setelah Puasa Ramadhan

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:28 WIB
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Amalan di Bulan Muharram  (Pixabay)
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Amalan di Bulan Muharram (Pixabay)

AYOINDONESIA.COM -- Sejarah dan bacaan niat Puasa Asyura akan dibahas dalam artikel ini. Simak baik-baik agar kamu memahaminya.

Dalam bulan suci Muharram, ada salah satu sunnah yang dianjurkan dilakukan yaitu Puasa Asyura bagi umat Islam.

Dilansir dari Republika.co.id, Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang kerap dilakukan pada setiap 10 Muharram. Kedudukan puasa Asyura ini nomor dua setelah puasa Ramadhan.

Menurut Ustadz Ahmad Sarwat, puasa 10 Muharram kerap dilakukan oleh kaum Yahudi untuk memperingati peristiwa ketika Nabi Musa As diselamatkan Allah SWT dari kejaran Raja Fir'aun. Kaum Yahudi menjadikan 10 Muharram sebagai hari raya.

Baca Juga: Sebelas Tahun Membela Leicester City, Kasper Schmeichel Memutus Berlabuh ke OGC Nice

Sejarah Puasa Asyura

Pada saat Nabi hijrah ke Madinah, umat Islam belum diperintahkan untuk melakukan puasa Ramadhan. Sehingga Nabi menganjurkan umatnya melakukan puasa Asyura tersebut.

Karena pada saat itu turun surat Al-Baqarah ayat 183.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Jumat, 30 September 2022 | 06:19 WIB

6 Makna di Balik Logo Hari Santri 2022

Rabu, 28 September 2022 | 13:16 WIB

Menguap saat Sholat Apakah Batal?

Jumat, 23 September 2022 | 06:20 WIB

Sholat Dzuhur Perempuan di Hari Jumat Kapan Waktunya?

Jumat, 16 September 2022 | 11:08 WIB
X