Agar Ibadah Puasa Lancar, Ini Tips Puasa Ramadhan 2023 Bagi Penderita Diabetes!

- Jumat, 24 Maret 2023 | 09:46 WIB
Tips menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2023 bagi penderita diabetes. (Pixabay)
Tips menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2023 bagi penderita diabetes. (Pixabay)


AYOINDONESIA.COM -- Menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2023 terus disambut umat muslim dengan suka cita.

Namun sayangnya, sebagian orang muslim mengalami kendala saat menjalankan ibadan puasa Ramadhan 2023.

Beberapa yang mengalami kendala saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2023 tersebut diantaranya, karena menstruasi, sakit, atau beberapa kondisi lain.

Nah, bagi kamu yang mengalami kendala puasa karena kondisi badan kurang fit akibat diabetes, simak informasi berikut.

Tenaga profesional medis di negara United Arab Emirates (UEA), baru-baru ini membagikan tips puasa bagi penderita diabetes.

Dilansir AyoIndonesia.com dari zawya pada Jumat, 24 Maret 2023, dr Bashar Neamat Sahar, spesialis endokrinologi di Rumah Sakit Jerman Saudi Dubai, membagikan tips puasa nagi penderita diabetes.

“Jika Anda menderita diabetes dan Anda ingin berpuasa selama sebulan penuh Ramadhan, penting untuk mengunjungi dokter spesialis untuk mendapatkan saran yang tepat bagaimana menyesuaikan diri dengan obatmu sebelum Ramadhan.”

“Namun bagi mereka yang memiliki risiko rendah dan telah mengontrol diabetes pada awal tidak perlu menyesuaikan obatnya,” jelasnya.

Baca Juga: Makanan Ultraproses Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2, Yuk Kenali Contohnya!

Ya, mengingat kondisi penderita diabetes berbeda-beda dan cukup beragam, Anda perlu mengkonsultasikannya pada dokter.

Hal ini bertujuan untuk menguangi resiko yang tidak diinginkan karena setiap kondisi tubuh seseorang berbeda-beda.

Kemudian ditambahkan, dr Ghassan Aldadah, konsultan penyakit dalam di Saudi German Hospital Ajman, juga menyarankan untuk menjaga kadar gula dalam kisaran aman.

“Sangat dianjurkan bagi penderita diabetes untuk melakukan pemeriksaan laboratorium tertentu seperti HBA1C (untuk mengukur rata-rata kadar gula darah selama 3 bulan terakhir), kolesterol, dan tanda-tanda vital lainnya untuk menilai apakah mereka mampu berpuasa atau tidak,” ujarnya.

“Selama puasa, jika pasien mengalami salah satu dari tanda-tanda berikut seperti keringat berlebih, kelelahan ekstrem, detak jantung cepat, haus parah, dan pusing, dia harus melakukan pengukuran gula darah."

"Jika temuan 70 atau kurang atau 300 atau lebih, maka pasien harus segera berbuka,” tutup Aldadah.

Halaman:

Editor: Novia Tri

Sumber: zawya.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X