Masa Pergantian Musim, Kulit Bayi Rentan Terinfeksi Dua Jamur Ini

- Rabu, 15 September 2021 | 16:56 WIB
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi

AYOINDONESIA-- Berada di negara dengan iklim tropis membuat Indonesia hanya memiliki dua jenis musim, yakni, musim kemarau dan musim penghujan. Diantaranya kita juga mengenal pergantian musim, dimana pada umumnya udara menjadi lembap pada saat itu.

Bagi para ibu yang memiliki bayi, tidak ada salahnya untuk mewaspadai kemungkinan adanya infeksi pada kulit. Sebab, iklim yang lembap membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi jamur. Karena jamur membutuhkan panas sekaligus iklim lembap untuk tumbuh dan bertahan hidup. Apalagi kulit bayi yang memang masih sensitif.

Sebagaimana disadur dari Suara.com yang mengutip situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), setidaknya ada dua infeksi jamur yang rentan dialami bayi saat cuaca lembap.

Yang pertama adalah, Infeksi Ringworm atau kurap. Infeksi ini memiliki ciri dengan bentuk seperti cincin. Biasanya dimulai dari lingkaran kecil yang kemudian melebar. Jamur tersebut menyebabkan gatal dan mudah menyebar ke bagian tubuh lain. Infeksi jamur ini menular, khususnya dari hewan peliharaan. Sehingga jika bayi berkeringat secara berlebihan atau keadaan kulit yang lembap mendukung untuk timbulnya kurap.

Namun, bunda tak perlu khawatir. Sebab sejumlah langkah ini bisa dilakukan untuk mencegah agar kulit bayi tak terinfeksi kurap. Yakni :

1. Mencuci pakaian bayi dengan deterjen, jemur sampai kering lalu disetrika agar dapat menghilangkan jamur yang mungkin menempel pada pakaian.
2. Jaga kulit bayi tetap kering dan bersih setiap saat.
3. Gunakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap kelembapan. Katun adalah pilihan yang terbaik.

Jenis jamur kedua yang perlu diwaspadai adalah infeksi jamur pada kuku, terutama kuku kaki. Kondisi ini dapat terjadi bila kondisi lembap seperti tertutup sepatu, jarang mengganti kaos kaki, atau tidak membersihkan area sela-sela jari dan kuku dengan baik.

Tanda yang paling terlihat jika terkena infeksi kuku, dalam beberapa waktu kuku anak dapat berubah warna dan pada kasus tertentu kuku bisa menjadi rapuh dan kasar. Ada pula kemungkinan kulit di sekitar kuku menjadi bengkak.

Jika mendapatinya, orangtua perlu segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter mungkin akan meresepkan obat antijamur untuk mengatasi dan menyembuhkan infeksi kuku pada bayi.***

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Link Nonton Boruto Episode 218 : Jadwal Rilis dan Spoiler

Selasa, 28 September 2021 | 15:37 WIB

Lirik Lagu dan Link Download Lagu Money by Lisa BLACKPINK

Selasa, 28 September 2021 | 12:00 WIB

Link Download Gratis Lagu Pesan Terakhir by Lyodra

Selasa, 28 September 2021 | 11:18 WIB
X