Cara Daftar Uji Emisi Akbar 2023 Gratis DKI Jakarta, 5 Juni 2023, Ikut Biar Nggak Kena Denda dan Atasi Polusi

- Kamis, 25 Mei 2023 | 15:20 WIB
Cara Daftar Uji Emisi Akbar 2023 Gratis DKI Jakarta, 5 Juni 2023, Ikut Biar Nggak Kena Denda dan Atasi Polusi. (PMJ News)
Cara Daftar Uji Emisi Akbar 2023 Gratis DKI Jakarta, 5 Juni 2023, Ikut Biar Nggak Kena Denda dan Atasi Polusi. (PMJ News)

AYOINDONESIA.COM -- Pada tanggal 5 Juni 2023, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-496 Kota Jakarta dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan Uji Emisi Akbar (UEA) 2023 secara gratis di Parkir Utara Taman Margasatwa Ragunan dan daerah penyangga ibu kota.

Dalam upaya memperbaiki kualitas udara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan bahwa UEA 2023 menjadi awal dari penerapan tiga kebijakan penting untuk memastikan bahwa semua kendaraan bermotor di Jakarta memenuhi batas emisi gas buang yang ditetapkan.

Sosialisasi Penaatan Hukum, Disinsentif Parkir, dan Pengenaan Denda PKB

Kebijakan pertama adalah sosialisasi penaatan hukum, yang akan dilakukan terhadap kendaraan yang tidak melakukan uji emisi.

“Kendaraan bermotor di Jakarta yang berusia di atas tiga tahun diwajibkan setiap tahun melakukan uji emisi,” ujar Asep dikutip dari Beritajakarta, Rabu, 24 Mei 2023.

Polda Metro Jaya akan melaksanakan Operasi Patuh 2023 pada tanggal 6 hingga 19 Juni 2023, dan uji emisi akan menjadi salah satu fokus dalam operasi ini.

Baca Juga: Tegas! Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Bakal Cabut KJP Plus Siswa Terlibat Tawuran

Kebijakan kedua adalah pemberlakuan disinsentif parkir bagi kendaraan yang tidak melakukan uji emisi. Saat ini, sudah ada 11 lokasi parkir yang menerapkan disinsentif, dan akan diterapkan secara bertahap di semua kantor Samsat, GOR, dan RSUD.

Disinsentif parkir juga akan diterapkan di lokasi parkir yang dikelola oleh pihak swasta. Revisi Pergub DKI Jakarta Nomor 120 Tahun 2012 tentang Biaya Parkir akan dilakukan untuk mengintegrasikan data uji emisi ke pengelola parkir-parkir swasta.

“Tarif parkir maksimal akan dikenakan kepada kendaraan yang belum melakukan uji emisi,” kata Asep.

Kebijakan ketiga adalah pengenaan koefisien denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sesuai dengan PP 22/2021 tentang Penyelenggaran Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kendaraan yang belum melakukan uji emisi akan dikenakan denda koefisien dari nilai pajak yang harus dibayarkan setiap kali membayar PKB.

Besaran koefisien denda pajak ini akan ditentukan oleh KLHK dan Kementerian Dalam Negeri, dan akan berlaku di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Sudah Pasti Pemprov DKI Jakarta Cairkan KJP Plus dan KJMU Akhir Bulan, Uji Kelayakan Selesai 24 Mei 2023

Halaman:

Editor: Galuh Widoera Prakasa

Sumber: Beritajakarta.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2 Tuntutan DPR RI Membuat Guru PPPK Bahagia

Kamis, 25 Mei 2023 | 16:20 WIB
X