BMKG Minta Masyarakat di Wilayah Ini Waspada Banjir Rob

- Rabu, 8 Desember 2021 | 17:13 WIB
Ilustrasi banjir (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi banjir (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYOINDONESIA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi menjelang Januari-Februari intensitas cuaca ekstrem semakin meningkat. Hal ini menyusul adanya banjir rob di beberapa wilayah di Indonesia.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal terutama kondisi cuaca dan pengaruh La Nina.

"Ada pengaruh dari monsun Asia yang mengakibatkan curah hujan semakin meningkat, kondisi ekstrim semakin meningkat," ujar Dwikorita dalam jumpa pers, Rabu (8/12/2021).

Kondisi tersebut kata Dwikorita, juga diperparah dengan terdeteksinya adanya pola sirkulasi siklonik dan seruakan dingin yang aktif di laut Cina Selatan. Sehingga memberikan dampak signifikan pada peningkatan tinggi gelombang dapat mencapai 4 sampai 6 meter di wilayah perairan Natuna.

BACA JUGA: CDC Amerika Serikat Sebut Indonesia Berisiko Rendah Penularan Covid-19

"Selain itu kondisi kecepatan angin signifikan, berkisar 25 hingga 30 kno/km dikalikan 1,8 sehingga berkisar antara 40 an, 40 KM per jam hingga berkisar antara 50an km per jam," tutur dia.

Dwikorita melanjutkan kondisi tersebut menyebabkan gelombang tinggi hingga mencapai 4 sampai 6 meter.

Kecepatan angin yang signifikan terpantau di samudra Pasifik timur Filipina kata Dwikorita, juga memberikan dampak terhadap peningkatan tinggi gelombang di wilayah utara Indonesia bagian timur.

"Tinggi gelombang yang mencapai 4 hingga 6 meter, terutama di wilayah utara Indonesia bagian timur misalnya di Utara Papua ataupun Papua barat ," kata dia.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X