Kasus Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Mangkir Diperiksa Polisi, Ini Alasanya

- Jumat, 28 Januari 2022 | 11:39 WIB
Jurnalis senior FNN Edy Mulyadi. (Foto tangkapan layar Youtube.)
Jurnalis senior FNN Edy Mulyadi. (Foto tangkapan layar Youtube.)

AYOINDINESIA.COM-- Kasus ucapan Kalimantan tempat jin buang anak yang dilontarkan Edy Mulyadi masuk dalam tahap pemeriksaan.

Namun, Edy Mulyadi mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk diperiksa terkait kasus 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak'.

Edy ogah hadir dengan dalih surat panggilan yang dilayangkan oleh penyidik Polri tidak sesuai dengan KUHAP.

Tim kuasa hukum Edy Mulyadi, Herman Kadir mengatakan pihaknya akan meminta penyidk untuk menunda pemeriksaan.

"Alasannya pertama prosedur pemanggilan tidak sesuai dangan KUHAP. Ini kami mau memasuki surat ini dulu (permintaan penundaan pemeriksaan)," kata Kadir di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/1/2022) dilansir Suara.com.

Alasan kedua, kata Kadir, Edy Mulyadi berhalangan hadir hari ini. Namun, dia tak menyebut lebih detail alasan ketidakhadiran tersebut.

"Pak Edy Mulyadi tidak bisa hadir hari ini, ada halangan. Jadi kami hari ini hanya mengantarkan surat untuk penundaan pemeriksaan kepada Mabes Polri," katanya.

Baca Juga: Soal Ujaran Kalimantan 'Tempat Jin Buang Anak', Edy Mulyadi Diperiksa Bareskrim

Tim hukum Edy Mulyadi yang tergabung dalam Koalisi Persaudaraan & Advokasi Umat (KPAU) sebelumnya menyebut surat panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik kepada Edy Mulyadi tidak dijelaskan terkait ringkasan peristiwa yang menjadi dasar mengapa kliennya dipanggil untuk diperiksa. Melainkan, hanya memuat persangkaan Pasal terkait adanya dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan permusuhan berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siap-siap, Tarif Listrik 3000 VA Bakal Naik

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:29 WIB
X