Mantan Dirut Garuda Indonesia Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat

- Senin, 27 Juni 2022 | 18:17 WIB
Ilustrasi -- PT Garuda Indonesia. (Unsplash)
Ilustrasi -- PT Garuda Indonesia. (Unsplash)

AYOINDONESIA.COM - Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar ditetapkan menjadi tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan pesawat

Penetapan dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama dengan mantan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedardjo.

Adapun pengadaan pesawat dimaksud adalah pesawat CRJ 1000 dan ATR 72-600 PT Garuda Indonesia.

Baca Juga: Isi Seminar TNI AD, Prabowo Bicara Kesiapan Prajurit: Kita Tidak Bisa Buang Waktu!

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa  kerugian negara akibat dugaan kasus itu diperkirakan mencapai Rp8,8 triliun.

Menurut Sanitiar Burhanuddin, hal tersebut berdasakan hasil audit tim penyidik setelah.

"Kami mendapat penyerahan hasil audit pemeriksaan kerugian negara PT Garuda senilai kalau di Indonesia-kan Rp8,8 triliun, itu kerugian yang ditimbulkan oleh PT Garuda," tuturnya, menyadur PMJ News.

Baca Juga: Kabupaten Tasikmalaya Dijatah 5 Ribu Vaksin PMK, Dinas: Masih Jauh dari Populasi

Sebelumnya, dalam kasus ini pengadaan pesawat Garuda ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan 3 tersangka.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Langkah Agar Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS 2022

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:29 WIB
X