Makna Gelar Kehormatan yang Diterima Presiden Jokowi dari Kesultanan Buton

- Selasa, 27 September 2022 | 11:37 WIB
Kedatangan Presiden Jokowi disambut Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Kedatangan Presiden Jokowi disambut Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

AYOINDONESIA.COM– Sebuah gelar kehormatan adat Kesultanan Buton La Ode Muhammad Lakina Bhawaangi yi Nusantara disematkan pada Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Provinsi Sulawesi Tenggara.

Acara penganugerahan gelar kepada Presiden Jokowi dilangsungkan di Baruga Keraton Kesultanan Buton, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa, 27 September 2022.

Saat prosesi penganugerahan, Presiden Jokowi memakai baju adat Kesultanan Buton yang didominasi warna hitam.

Perwakilan Kesultanan Buton, La Ode Muhammad Arsal menyampaikan makna dari gelar yang diberikan kepada Presiden Jokowi.

"Gelar tersebut bermakna seorang laki-laki yang memiliki sikap dan perilaku yang mulia, rendah hati, sopan santun, arif dan bijaksana, jujur dan adil, bertanggungjawab, memberi teladan dan panutan, serta memiliki komitmen yang tinggi dalam menyejahterakan dan memakmurkan seluruh rakyat di Nusantara (Indonesia)," ucapnya dilansir situs Sekretariat Kabinet Indonesia.

Baca Juga: Jokowi: Penyaluran BLT BBM Sudah Hampir Selesai

La Ode Muhammad Arsal juga menyebut, pemberian anugerah kesultanan kepada Presiden Jokowi membuatnya resmi menjadi kerabat dalam daerah eks Kesultanan Buton.

"Dengan dianugerahkannya gelar tersebut, maka Bapak La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi yi Nusantara dinobatkan secara resmi menjadi kerabat dan sesepuh dalam daerah eks-Kesultanan Buton," ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada Presiden Jokowi untuk menjaga marwah Kesultanan Buton dimanapun berada.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X