Insentif Kartu Prakerja Naik? Ini Rincian Peruntukan Dananya

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Kabar Gembira Besaran Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp4,2 Juta
Kabar Gembira Besaran Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp4,2 Juta

 

AYOINDONESIA - Prakerja gelombang 46 telah ditutup pada Rabu (5/10/2022) malam. Namun tidak perlu khawatir sebab masih ada gelombang kartu prakerja berikutnya hingga akhir tahun 2022. Bahkan tahun depan, program ini akan dilanjutkan. Lantas berapa nominal bantuan Prakerja?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto memastikan, jika bantuan Kartu Prakerja akan berlanjut hingga tahun depan. Selain itu, skema dari program Prakerja juga akan dikembalikan yang sebelumnya semi bansos ke desain awal yaitu skema normal pada tahun depan.

Pada program Prakerja 2023 nantinya akan lebih difokuskan terhadap bantuan peningkatan skill dan juga produktivitas angkatan kerja. Yaitu berupa bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada para peserta dan sejumlah insentif pasca pelatihan. Adapun beberapa pelatihan yang akan diberikan kepada calon penerima berupa pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.

Airlangga Hartarto, menjelaskan bantuan yang akan diterima oleh masing-masing peserta Kartu Prakerja 2023 dengan nilai total Rp 4,2 juta per individu. Nominal bantuan Prakerja meningkat dari yang sebelumnya Rp 3.550.000. Berikut ini rinciannya:

Bantuan biaya pelatihan yaitu sebesar Rp 3,5 juta.
Insentif pasca-pelatihan Rp 600.000 yang akan diberikan satu kali.
Insentif survei Rp 100.000 untuk dua kali pengisian.
Sebelumnya, masing-masing penerima Kartu Prakerja mendapat bantuan dengan nilai sebesar Rp 3,55 juta. Nilai bantuan ini terdiri:

Bantuan biaya pelatihan: Rp 1 juta
Insentif usai pelatihan yaitu empat kali sebanyak Rp 600.000: Rp 2,4 juta
Insentif pengisian survei: Rp 150.000.
Airlangga berharap jika keputusan pemerintah dengan menambah bantuan tersebut dapat lebih mengembangkan skill serta produktivitas angkatan kerja, yang sesuai dengan tujuan awalnya. Adapun konsep awal program prakerja tersebut dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19.

Dengan diubahnya Program Kartu Prakerja ke skema awal, dana insentif pelatihan yang sebelumnya Rp 1 juta, menjadi Rp 3,5 juta per anggota peserta. Tak hanya itu, pemerintah juga akan memberikan dana insentif satu kali setelah pelatihan sebesar Rp 600.000 serta dana insentif survei sebesar Rp 100.000 untuk dua kali pengisian.


Program Kartu Prakerja sendiri akan diimplementasi secara online, offline, ataupun bauran yang memungkinkan penerima bantuan sosial dari kementerian atau lembaga. Keikutsertaan program ini juga dimungkinkan bagi para penerima bantuan sosial dari kementerian/lembaga lainnya seperti dari Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, maupun Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Menurut dana disepanjang tahun 2022, Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat bagi sebanyak 3,46 juta penerima dari total 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Adapun jumlah penerima bansoso tersebut sejak awal pelaksanaan program mencapai 14,9 juta penerima.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X