Progres Penyiapan Fasilitas Arafah-Mina Terus Dipantau

- Sabtu, 27 Mei 2023 | 10:38 WIB
Menjelang kedatangan jemaah haji dari Madinah pada 2 Juni mendatang, persiapan yang dilakukan di Kota Makkah Al-Mukarramah terus dilakukan. (Ayoindonesia.com/Andri Ridwan Fauzi)
Menjelang kedatangan jemaah haji dari Madinah pada 2 Juni mendatang, persiapan yang dilakukan di Kota Makkah Al-Mukarramah terus dilakukan. (Ayoindonesia.com/Andri Ridwan Fauzi)

AYOINDONESIA.COM - Menjelang kedatangan jemaah haji dari Madinah pada 2 Juni mendatang, persiapan yang dilakukan di Kota Makkah Al-Mukarramah terus dilakukan. Para petugas daerah kerja (Daker Makkah) hari ini mulai tiba di Makkah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M, kini mulai memantau persiapan fasilitas di tenda Arafah dan Mina. Meski puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan, namun persiapan harus dilakukan dari sekarang.

"Hari ini kita mantau progres penyiapan fasilitas di Arafah dan Mina yang dilakukan oleh pihak Syarikah atau Muassasah. Kita lakukan jauh-jauh hari untuk memastikan ada progres yang baik dari persiapan yang dilakukan Muassasah," terang Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H, Subhan Cholid di Arafah, Jumat 26 Mei 2023.

Pemantauan yang dilakukan di antaranya pemasangan tenda di Arafah. Menurut Subhan, sampai hari ini sudah 80% tenda Arafah jemaah Indonesia yang sudah terpasang. Beberapa di antaranya juga sudah terpasang instalasi listrik dan juga pendingin ruangan (AC).

Baca Juga: Menag Ingatkan Jemaah Haji: Jangan Sungkan Hubungi Petugas

"Tahun ini, lantai tenda Arafah dilapisi pasir sebelum dipasang karpet dan kasur busa. Sehingga, diharapkan permukaannya menjadi lebih rata dan lebih nyaman," sebut Subhan.

"Tadi kita minta agar penerangan di tenda lebih terang lagi karena banyak juga jemaah yang memanfaatkan waktu di Arafah untuk membaca Al-Qur'an. Saklar listrik kita cek jumlahnya juga cukup banyak," sambungnya.

Dijelaskan, luas tenda di Arafah cukup beragam yakni ukuran 250 m2, 300 m2, 375 m2, dan yang terbesar 600 m2. Jumlah jemaah di setiap tenda disesuaikan dengan luas ruangnya. Rata-rata, setiap jemaah mendapat ruang seluas 1,5 - 1,6 m2.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Akan Disambut Musik Rebana dan Pengalungan Bunga

"Selain tenda, kita juga cek toilet Arafah. Beberapa sudah direnovasi. Namun, kami minta agar Syarikah segera menyiapkan tambahan toilet di setiap maktabnya," ucapnya.

Keberadaan toilet tambahan di Arafah sangat penting ntuk mengurangi antrean yang panjang. Hal itu diharapkan akan menambah kenyamanan jemaah. Apalagi, secara lahan dimungkinkan karena kawasan Arafah cukup luas.

"Gus Menteri sangat concern terhadap toilet tambahan di Arafah agar bisa digunakan jemaah. Pengecekan kesiapan layanan di Arafah akan dilakukan secara berkala. Senin mendatang akan kita cek lagi untuk melihat progressnya," ungkapnya.

Selain Arafah, pengecekan fasilitas juga dilakukan di tenda-tenda Mina yang akan digunakan jemaah sekitar 3 hari.

"Tadi kita cek tenda di Mina. Lantai yang dulunya batako, sudah dipasang keramik. Toilet Mina juga sedang direnovasi, meski tidak bisa ditambah karena lahannya yang memang sangat terbatas. Tapi kondisinya harus bagus agar jemaah nyaman menggunakannya. Toilet juga dibuat agar ramah lansia dan difabel," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRImo: Super Apps yang Semakin Diminati Masyarakat

Jumat, 15 September 2023 | 21:51 WIB
X