Babak Belur hingga Nyawanya Nyaris Jadi Taruhan, Rumah Ketua Relawan Anies Baswedan Disatroni Sosok Misterius

- Rabu, 4 Januari 2023 | 12:22 WIB
Rumah Ketua Relawan Anies Baswedan disatroni sosok misterius yang nekat melakukan pengeroyokan
Rumah Ketua Relawan Anies Baswedan disatroni sosok misterius yang nekat melakukan pengeroyokan

AYOINDONESIA.COM -- Kabar mengejutkan datang dari Ketua Relawan Anies Baswedan, Idris Sanur.

Nyawanya nyaris jadi taruhan, Ketua Relawan bakal capres Anies Baswedan di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat itu mendadak jadi korban pengeroyokan.

Tak ada hujan tak ada angin, rumah Idris Sanur tiba-tiba didatangi 3 sosok misterius yang nekat melakukan tindak penganiayaan.

Akibat menjadi korban penganiayaan, Idris Sanur disebutkan pingsan karena kepalanya mengalami luka serius.

Dilansir AyoIndonesia.com dari Suara.com, Idris dikeroyok di rumahnya sendiri oleh 3 pelaku, yang mana terdiri dari 2 laki-laki dan satu perempuan hingga membuat kepalanya sobek.

Menurut informasi lebih lanjut, saat ini polisi sedang menyelidiki kasus usai menerima laporan dari istri korban, Yusmina (32).

"Benar, kami sudah menerima laporan dari istri korban yang menyebut korban atas nama Idris Sanur dianiaya dan dikeroyok beberapa orang di rumahnya sendiri pada Senin (2/1)," kata Ps. Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Fetrizal, di Bukittinggi, Selasa.

Baca Juga: 3 Sosok Misterius Nekat Keroyok Ketua Relawan Anies Baswedan Sampai Kepala Robek, Begini Kronologinya!

Ia mengatakan sesuai laporan bernomor LP/B/1/I/2023/Polresta Bukittinggi/Polda Sumbar tanggal 2 Januari 2023 tentang dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama, korban dikeroyok hingga tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit.

"Sesuai keterangan pelapor, Yusmina, tempat kejadian di dalam rumah yang beralamat di Jalan pendidikan Kelurahan Birugo Kecamatan ABTB kota Bukittinggi, korban dipukul dan dianiaya oleh tiga orang, dua laki-laki satu perempuan," ucap Fetrizal.

Kendati demikian, pihak polisi mengatakan untuk sementara kasus ini tidak ada kaitannya dengan masalah politik.

Sekalipun korban merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan, namun polisi menyebut masalah utama dari kasus ini adalah utang piutang.

Meski begitu, pihak polisi masih terus melakukan pendalaman kasus atas pengeroyokan yang dialami Idris Sanur.

"Dugaan sementara, ini terkait masalah utang piutang, kami masih mendalami dan melakukan penyelidikan, pelaku diburu saat ini," pungkasnya Fetrizal.

***

Editor: Novia Tri

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X