Lambat Umumkan Promosi Degradasi Atlet Bulu Tangkis, Begini Alasan PBSI

- Jumat, 28 Januari 2022 | 14:55 WIB
Pebulutangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. (PBSI)
Pebulutangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. (PBSI)

JAKARTA, AYOINDONESIA.COM - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengeluarkan surat soal promosi dan degradasi pebulutangkis yang berhak masuk Pelatnas Cipayung.

Surat tersebut dikeluarkan melalui Melalui Surat Keputusan nomor SKEP/007/1.3/2022 tertanggal 24 Januari 2022 yang ditandatangani Ketua Umum Agung Firman Sampurna dan Sekretaris Jenderal Moh. Fadil Imran PP PBSI.

Dalam surat tersebut, sebanyak 88 atlet dipanggil oleh PBSI dan berhak menghuni Pelatnas Cipayung di tahun 2022 ini.

Baca Juga: Minum Kopi Setengah Jam Sebelum Tidur Siang Ternyata Ada Manfaatnya, Lho!

Sebanyak 88 atlet ini terdiri dari atlet yang sudah bergabung di tahun sebelumnya ditambah atlet baru yang lolos lewat jalur seleksi nasional ataupun jalur pemantauan prestasi.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, menjabarkan alasan kenapa pemanggilan atlet pelatnas tahun ini baru rampung di akhir bulan Januari. Hal ini dinilai lambat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"SK pemanggilan ini bukan lambat tapi memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang rangkaian tesnya dilakukan setelah SK keluar," tutur Rionny dalam pernyataan resmi yang diterima Ayoindonesia, Jumat 28 Januari 2022.

Baca Juga: SM Entertaintment Rilis NCT LAB Sebagai Proyek Anyar

"Nah, tahun ini kami mau yang dipanggil melalui SK adalah atlet-atlet yang terbaik. Yang siap bersaing di level internasional dengan kondisi kesehatan yang baik dan minim potensi cedera sehingga rangkaian tes dari mulai kesehatan, fisik, dan sebagainya dilakukan sebelum SK terbit," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X