Bukan 125 Orang, Jumlah Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 09:12 WIB
Ungkapan duka cita atas Tragedi Kanjuruhan oleh Arema FC. (Instagram @aremaofcofficial)
Ungkapan duka cita atas Tragedi Kanjuruhan oleh Arema FC. (Instagram @aremaofcofficial)

AYOINDONESIA.COM- Tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 1 Oktober 2022 menyedot perhatian publik belakangan ini.

Tak hanya di dalam negeri, keprihatinan atas Tragedi Kanjuruhan juga menguar di luar negeri, terutama dunia sepakbola internasional.

Sejumlah media massa luar negeri terkemuka bahkan menyoroti Tragedi Kanjuruhan, antara lain dari Amerika Serikat (AS) yakni Washington Post dan New York Times, BBC asal Inggris, Guardian, maupun Al Jazeera.

Penggunaan gas air mata untuk meredam ketegangan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, menjadi salah satu yang paling disorot sebab diduga memicu angka kematian yang fantastis.

Sebelumnya, jumlah korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan disebut otoritas terkait sebanyak 125 orang. Namun, belakangan jumlahnya bertambah.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming UCL : RB Salzburg vs Dinamo Zagreb, Ambisi Die Roten Bullen Rebut Posisi Aman

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan, jumlah korban meninggal Tragedi Kanjuruhan sebanyak 131 orang, jumlah tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan bersama Dinas Kesehatan, tim DVI dan direktur rumah sakit.

"Jadi data korban meninggal 131 orang," kata Dedi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2022 sebagaimana dilansir Ayo Indonesia dari Republika.

Dedi menjelaskan, terjadi selisih data korban meninggal karena tim DVI bersama Dinas Kesehatan awalnya mendata korban yang dibawa ke rumah sakit saja.

Halaman:

Editor: Erika Lia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X