Wilayah PPKM Level 1-3, Bisa Menyelenggarakan PTM Tanpa Menunggu Vaksinasi Pelajar

- Rabu, 15 September 2021 | 13:38 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim. (ilustrasi foto Antara)
Mendikbudristek Nadiem Makarim. (ilustrasi foto Antara)

AYOINDONESIA.COM – Sekolah yang akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) tak perlu menunggu selesainya vaksinasi pelajar. Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan, sekolah yang berada di wilayah PPKM Level 1-3 dapat menggelar PTM.

"Semua wilayah Level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga, tidak perlu menunggu vaksinasi," kata Nadiem di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa 14 September 2021.

Mendikbudristek menyebut, vaksinasi pelajar bukan menjadi kriteria sekolah menerapkan PTM. Hal itu berbeda dengan vaksinasi guru yang menjadi kriteria melaksanakan PTM terbatas. "Hampir semua tenaga pendidik, sekitar 50 atau 60 persen sudah divaksin," ujarnya.

Walaupun begitu, PTM juga tetap harus mendapatkan izin dari orang tua. "Keputusan terakhir itu ada di orang tua, orang tua mau anaknya PJJ (pembelajaran jarak jauh), silakan," jelas Nadiem.

Vaksinasi pelajar masih terus dipercepat, meski bukan syarat untuk melaksanakan PTM. Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Nadiem, terus mendorong percepatan vaksinasi tersebut.

Berita yang dilansir dari Republika.id menyebutkan, Nampaknya, imbauan Nadiem tidak sejalan dengan daerah. Pemerintah DIY misalnya, menegaskan tidak akan menyelenggarakan PTM sebelum vaksinasi pelajar selesai. Walaupun DIY masuk PPKM Level 3, vaksin menjadi salah satu syarat PTM.

"Kita ya sedang disiapkan (untuk PTM), yang memang semua harus vaksinasi," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa 14 September 2021.

Sultan menyebut, vaksinasi guru di DIY sudah diselesaikan. Sementara, vaksinasi pelajar masih berlangsung dan sudah hampir selesai.

 

Editor: Iswara Bagus

Sumber: Republika

Tags

Terkini

Sekolah di Jatim Paling Banyak Munculkan Kasus Covid-19

Jumat, 24 September 2021 | 13:23 WIB

Perancang RUU KUHP Prof Sahetapy Meninggal Dunia

Selasa, 21 September 2021 | 17:48 WIB
X