Wujudkan Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, Herman Deru Minta Hal ini Kepada Seluruh Pondok Pesantren di Sumsel

- Sabtu, 18 Maret 2023 | 18:59 WIB
Gubernur Sumsel bersilaturahmi Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang berada di Jalan Talang Kedondong Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang (Dok Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumsel bersilaturahmi Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang berada di Jalan Talang Kedondong Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang (Dok Humas Pemprov Sumsel)

PALEMBANG, AYOINDONESIA.COM -- Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan bahwa pondok pesantren (Ponpes) menjadi salah satu sarana penting dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan berwawasan.

Hal ini disampaikannya Herman Deru dalam acara silahturahmi di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang berada di Jalan Talang Kedondong Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang, kemarin, Jumat 17 Maret 2023.

Menurut Herman Deru, Ponpes memiliki peran besar dalam memberikan pendidikan agama bagi masyarakat dan telah membantu pemerintah dalam memberantas buta aksara Al-Quran.

Baca Juga: Terbaru! Kunci Jawaban IPA Kelas 8 SMP MTs: Hubungan Antara Frekuensi dan Periode

Dia pun mengungkapkan dukungannya terhadap program satu desa satu rumah tahfidz yang digagas olehnya, yang berjalan dengan baik berkat adanya Ponpes seperti Hamalatul Qur'an.

"Dengan adanya Ponpes semacam ini, program satu desa satu rumah tahfidz mengalami peningkatan luar biasa. Saat ini jumlah rumah tahfidz sudah mencapai 5 ribu," ujarnya.

Namun, Herman Deru juga mengakui bahwa penyebaran rumah tahfidz di Sumsel masih belum merata dan meminta para ulama di Ponpes untuk mengupayakan penyebaran guru ngaji hingga ke pelosok desa.

Baca Juga: UMKM Kerajinan dengan Silver Play Button, Gunakan LinkUMKM BRI Sebagai Sarana Promosi

Selain itu, Herman Deru juga mengapresiasi kegiatan silahturahmi yang kerap dilakukan oleh Ponpes. Menurutnya, silahturahmi dapat menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian di antara umat, serta membantu dalam menyebarluaskan agama.

"Silahturahmi menumbuhkan dampak luar biasa. Dengan silahturahmi, tentu akan solusi dari kendala yang dihadapi dalam menyiarkan agama ini," ungkapnya.

Ketua Ponpes Hamalatul Qur'an, Ustad M Aji Santoso, juga mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Gubernur Herman Deru terhadap keberlangsungan Islam dan umat.

Baca Juga: Resmikan Masjid Raya Lukman Nurhayati, Gubernur Sumsel Sampaikah Hal Menyentuh ini Kepada Semua Jemaah

Ia menegaskan dukungannya terhadap program satu desa satu rumah tahfidz yang menjadi salah satu upaya penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak.

"Pak Gubernur ini sangat peduli dengan Islam dan umat. Sebab itu, melalui pesantren ini kita mendukung program satu desa satu rumah tahfidz," tuturnya.

Pernyataan Herman Deru tersebut tentu saja mengundang perhatian masyarakat terutama di Sumsel. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat buta aksara di Sumsel masih tergolong tinggi, terutama pada bidang baca tulis Al-Quran.

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Sumber: Humas Pemprov Sumsel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X