Tempo Doeloe : Belanda Beli Manhattan Rp 60 Lalu Ditukar dengan Pulau Run di Laut Banda

- Jumat, 12 November 2021 | 11:26 WIB
Keadaan Kota New York 400 tahun lalu. Dulu Belanda mendapatkan New York dari orang Indian dengan cara menukarnya dengan pisau, kapak, dan perhiasan murah senilai total Rp 60. New York (Manhattan) kemudian ditukar dengan Pulau Run di Laut Banda, Indonesia.  (Sin Po, 31 Juli 1926)
Keadaan Kota New York 400 tahun lalu. Dulu Belanda mendapatkan New York dari orang Indian dengan cara menukarnya dengan pisau, kapak, dan perhiasan murah senilai total Rp 60. New York (Manhattan) kemudian ditukar dengan Pulau Run di Laut Banda, Indonesia. (Sin Po, 31 Juli 1926)

AYOINDONESIA.COM— Banyak orang tahu kalau Pulau Run yang terletak di Laut Banda, Indonesia, diperoleh Belanda dari Inggris.

Kepemilikan Belanda atas Pulau Run merupakan buah dari hasil Perjanjian Breda yang ditandatangani 31 Juli 1667.

Salah satu pasal dalam Perjanjian Breda berisi tukar guling antara Pulau Run yang tadinya dikuasai Inggris dengan Pulau Manhattan di Amerika yang dulunya milik Belanda.

Dulu Belanda pasti tidak menyesali perjanjian itu. Toh duit yang dihasilkan Belanda dari perdagangan bulu di Pulau Manhattan itu juga tak sebesar duit bisnis pala yang didapat dari Pulau Run. Lagi Pulau Manhattan sempat direbut Inggris sebelum akhirnya direbut kembali Belanda dan selesai dengan Perjanjian Breda.

Namun kalau mengingat harga dan perputaran bisnis di Manhattan (New York) yang jadi pusat bisnis dunia saat ini, penyesalan mungkin ada.

Yang belum banyak orang tahu, dari mana Belanda mendapatkan Pulau Manhattan yang terkenal dengan Kota New York yang sempat jadi ibu kota Amerika Serikat itu?

Baca Juga: Asal Usul Kata Inlander: Arti, Lawan Kata, dan Mentalitas Inlander

Menurut salah satu versi sejarah, Belanda mendapatkan Manhattan dari suku Indian dengan cara membarternya dengan pisau, kapak, kalung, dan perhiasan murah lainnya. Kalau diuangkan, nilai barang-barang yang dibawa Belanda setara dengan 60 guilder atau Rp 60. Peristiwa itu terjadi tanggal 24 Mei 1626.

Belanda kemudian menamai tempat itu dengan Nieuw Amsterdam atau Amsterdam Baru. Ketika tempat itu berhasil direbut Inggris tanpa perlawanan, namanya diganti menjadi New York, York Baru. Kata York diambil dari nama James, Duke of York, yang merupakan saudara Raja Charles II, penguasa Inggris saat itu.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Bandang Terjang Garut, Simak Penjelasannya

Minggu, 28 November 2021 | 18:20 WIB

Banjir Bandang Terjang Garut, BNPB Minta Warga Waspada

Minggu, 28 November 2021 | 11:54 WIB

Banjir Bandang Terjang Garut, Puluhan Rumah Warga Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 11:41 WIB
X