Curi Perhatian, Bodyguard Taylor Swift Tampil Layaknya Wisudawan Saat Mengawal

- Kamis, 19 Mei 2022 | 12:35 WIB
Bodyguard Taylor Swift Tampil Layaknya Wisudawan Saat Mengawal. (https://mobile.twitter.com/JosellaMarieE/status/1527130034741211137)
Bodyguard Taylor Swift Tampil Layaknya Wisudawan Saat Mengawal. (https://mobile.twitter.com/JosellaMarieE/status/1527130034741211137)

AYOINDONESIA.COM -- Taylor Swift menjadi topik trending akhir-akhir ini pasalnya penyanyi berusia 32 tahun itu baru saja menerima gelar doktor kehormatan (Doctor of Fine Arts, honoris causa) dari Universitas New York sebagai lulusan 2022. Namun bukan hanya penyanyi itu yang menjadi perbincangan, bodyguard Taylor Swift juga curi perhatian netizen.

Penyanyi berusia 32 tahun itu sempat bercanda dengan Vogue beberapa waktu lalu, mengatakan dia sangat ingin mendapatkan gelar doktor kehormatan karena Ed Sheeran memilikinya. Siapa sangka ternyata keinginannya itu terwujud ketika ia akhirnya menerima gelar doktor karena musiknya yang menginsipirasi semua kalangan.

Saat dia berangkat untuk mendapatkan gelarnya, bintang pop itu berbagi di TikTok bahwa dia "mengenakan topi dan gaun untuk pertama kalinya--sampai jumpa NYU #swifttok #classof2022." Dan juga membagikan gambar dirinya yang siap untuk hari besar itu.

Taylor Swift sendiri menyampaikan pesan hangat untuk lulusan 2022 agar selalu semangat dan tak putus asa. Pidato Taylor saat menerima gelar Doctor of Fine Arts, honoris causa sangat menarik pertian karena ia kaitkan dengan kehidupan pribadi dan musiknya yang hampir dikenal di seluruh dunia. "Saya 90% yakin bahwa alasan saya di sini adalah karena saya memiliki lagu berjudul '22,'" candanya dalam pidato pembukaannya.

Banyak netizen yang penasaarn apakah Taylor merupaakn alumni NYU. Namun perlu diketahui Taylor sudah mulai berkarir saat usianya 15 tahun yang menyebabkannya tidak sempat untuk masuk perguruan tinggi.

Taylor berhasil mendapatkan gelarnya itu karena pemberian yang dianugerahkan dari NYU. Institut Musik Rekaman Clive Davis NYU sendiri sempat meluncurkan kursus pada bulan Januari yang didedikasikan untuk bisnis dan praktik penulisan lirik lagu Taylor. Praktik ini juga dilakukan NYU untuk melihat bagaimana fandom, gender, dan ras bersatu dalam industri musik.

“Pemenang Grammy 11 kali, Ms. Swift adalah salah satu artis paling produktif dan terkenal di generasinya. Dia adalah satu-satunya artis wanita dalam sejarah yang memenangkan penghargaan tertinggi industri musik, Grammy Award untuk Album of the Year, tiga kali. Banyak penghargaan dan perbedaannya termasuk menjadi artis yang paling banyak mendapat penghargaan dalam sejarah American Music Awards bersama dengan dinobatkan sebagai Artis Dekade; pemenang BRIT Awards International Female Solo Artist of the Year tahun 2015 dan Global Icon Award tahun 2021; dan pemenang pertama dan satu-satunya Billboard untuk Woman of the Decade Award," puji NYU dalam siaran pers.

Di samping pidato Taylor yang humoris dan hangat, serta kisah menarik di balik gelarnya, ternyata bodyguard Taylor yang mengawalnya selama wisuda juga mendapat perhatian khusus dari para Swiftie (fandom Taylor Swift).

Terlihat pada foto-foto yang diambil, secara sekilas tidak akan ada yang aneh, namun ketika dilihat lagi, ada pria yang berjalan di belakang Taylor Swift ketika ia berjalan ke podium dan memutari stadion. Ternyata adalah bodyguard khusus yang mengawal penyanyi itu.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X