Diduga Pelakor, Alasan NU Bunuh Rekan Kerja Suaminya

- Kamis, 19 Mei 2022 | 16:42 WIB
Diduga Pelakor,  Alasan NU Bunuh Rekan Kerja Suaminya /Fichri
Diduga Pelakor, Alasan NU Bunuh Rekan Kerja Suaminya /Fichri

AYOINDONESIA.COM -- Polisi menangkap pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial DN (27).

Dalam motifnya, pelaku yang juga seorang wanita berinisial NU (24) mengaku cemburu lantaran suaminya menjalin hubungan asmara dengan DN.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, menjelaskan kasus berawal ketika Polsek Cengkareng menerima laporan terkait orang hilang berinisial DN pada 26 April 2022 lalu.

Kemudian, pada 29 April 2022 ditemukan jasad perempuan diduga korban pembunuhan di tepi sungai Kranggan, Jatisampurna, Bekasi.

Setelah diselidiki, kata Zulpan, ciri-ciri jasad yang ditemukan mengarah kepada identitas DN. Kemudian, petugas kepolisian mencari pelaku pembunuhan tersebut dan menangkap NU.

Zulpan menjelaskan, NU melakukan pembunuhan lantaran sakit hati terhadap DN. Korban DN diketahui kerap berkomunikasi dengan suami pelaku yang mengarah ke hubungan asmara.

"Tersangka NU menghubungi korban dengan ponsel milik suaminya. NU mengetahui ada percakapan menjurus hubungan asmara antara suami tersangka dan korban. Ini menyulut rasa sakit hati dari tersangka," ujarnya, Kamis 19 Mei 2022.

DN dengan suami pelaku bekerja di satu kantor yang sama. Sebelum membunuh DN, pelaku NU menyuruh AP untuk menjemput korban di Halte Busway Taman Mini.

"Di TKP tersangka dari arah belakang memukul kepala korban lima kali menggunakan benda tumpul. Lalu ada tindakan lain dengan senjata tajam di bagian vital, sehingga menghilangkan nyawa korban," jelasnya.

Pelaku NU juga telah menyiapkan pakaian untuk mengganti baju korban yang berlumur darah. Setelah itu, korban DN dibuang di lokasi kejadian sebelum akhirnya ditemukan.

"Tersangka mengganti pakaian korban, dengan maksud agar tidak nampak sebagai korban pembunuhan. Lalu oleh pelaku dilakukan pembuangan di TKP," tutur Zulpan.

Akibat perbuatannya, tersangka NU dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. 

Editor: Firda Puri

Sumber: AyoIndonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X