Jajaki Potensi Kerjasama, Wapres Zimbabwe Tinjau Produksi PT Pindad

- Jumat, 20 Mei 2022 | 18:01 WIB
Jajaki Potensi Kerjasama, Wapres Zimbabwe Tinjau Produksi PT Pindad
Jajaki Potensi Kerjasama, Wapres Zimbabwe Tinjau Produksi PT Pindad

AYOINDONESIA.COM--Wakil Presiden (Wapres) sekaligus Menteri Kesehatan dan Perlindungan Anak Republik Zimbabwe, H.E Constantino Chiwenga didampingi oleh Duta Besar Republik Zimbabwe untuk Indonesia H.E . Nyamudeza, Menteri Pertanahan, Pertanian Perikanan, Air & Pemukiman Zimbabwe Hon. J. Masuka, Duta Besar RI untuk Republik Zimbabwe Y.M. Dewa Made Juniarta Sastrawan beserta delegasi Zimbabwe mengunjungi kantor pusat PT Pindad pada Jumat, 20 Mei 2022. Rombongan diterima oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose beserta jajaran Direksi di Ruang Auditorium Pindad Bandung.

Sebelumnya dalam sesi courtesy call di Istana Wapres RI pada Selasa, 17 Mei 2022 lalu, Wapres RI KH Ma’ruf Amin menyampaikan, kesejahteraan ekonomi kedua belah pihak dapat ditingkatkan melalui potensi-potensi kerja sama. Di sektor strategis sendiri Indonesia memiliki kemampuan produksi Alutsista maupun produk non-militer dari PT Pindad untuk menunjang modernisasi militer Zimbabwe.

Pada pertemuannya dengan Wapres RI KH Ma’ruf Amin, Wapres Zimbabwe Constantino Chiwenga juga menyampaikan maksud kunjungannya ke PT Pindad adalah untuk melihat potensi kerja sama yang dapat dilakukan oleh kedua negara. Menurutnya, kerja sama tersebut nantinya dapat ditingkatkan melalui pertukaran, kunjungan, termasuk pelatihan industri pertahanan.

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wapres Zimbabwe beserta delegasi. Abraham kemudian memperkenalkan profil singkat mengenai Pindad dan berharap melalui pertemuan bilateral ke PT Pindad mewujudkan Kerjasama secara nyata kedepannya khususnya di bidang hankam dan industrial.

“Suatu Kehormatan dan kebanggaan bagi PT Pindad dikunjungi oleh Wakil Presiden Zimbabwe beserta Delegasi. Kami berharap melalui pertemuan ini kedepannya dapat terjalin Kerjasama yang lebih baik lagi antara Republik Indonesia dan Republik Zimbabwe, khususnya di bidang pertahanan & keamanan (hankam) serta produk industrial. PT Pindad memiliki berbagai produk unggulan mulai dari produk pertahanan meliputi senjata, amunisi, Kendaraan Khusus hingga produk industrial atau non militer seperti alat berat ekskavator, Crane kapal laut, pengait rel kereta api hingga alat mesin pertanian traktor.

Dalam kesempatan ini, Wakil Presiden Republik Zimbabwe menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penerimaan Pindad dalam kunjungannya kali ini. Constantino Chiwenga mengatakan, dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal terbentuknya yang bermanfaat antra Pindad dan Zimbabwe di bidang pertahanan dan turut mendukung perkembangan negara.

“Saya senang bahwa kedua Pemerintah kita telah membentuk kerangka kerja sama dalam sektor pertahanan. Mereka telah sepakat untuk melakukan kunjungan balasan antar pejabat tinggi dan bekerja sama dalam industri pertahanan serta bidang lain yang dapat disepakati bersama. Dengan latar belakang inilah kami memilih untuk mengunjungi PT Pindad dan melihat potensi apa saja yang bisa dikerjasamakan. Dari apa yang telah Pindad tunjukkan kepada kami hari ini, ada potensi untuk bekerja sama dengan Pindad terutama dalam produksi persenjataan, berbagai perangkat militer, kendaraan lapis baja dan peralatan militer lainnya.”

Wakil Presiden Republik Zimbabwe beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan plant tour ke fasilitas produksi dan meninjau berbagai produk kendaraan khusus buatan Pindad. Rombongan kemudian menyaksikan defile kendaraan khusus, meliputi Anoa berbagai varian, Badak, Komodo, Harimau Medium Tank, Kendaraan Taktis Maung, Water Cannon dan motor listrik terbaru inovasi Pindad, MotoEV.

Selain itu, senjata buatan Pindad yang turut ditampilkan meliputi senapan serbu berbagai varian, SPR berbagai varian, pistol varian G2, pistol Armo berbagai varian, pistol MAG 4, senapan mesin berbagai varian, mortar serta inovasi senjata terbaru seperti SS Amphibious dan SS Blackout V1.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Terkini

X