Pemerintah Uji Coba Aplikasi MyPertamina untuk Beli Pertalite dan Solar, Ini Alasannya

- Selasa, 28 Juni 2022 | 05:59 WIB
Ilustrasi Membeli Pertalite dan solar lewat Aplikasi My Pertamina, Berikut update harga BBM hari ini Maret 2022 di seluruh SPBU Indonesia, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo alami kanaikan
Ilustrasi Membeli Pertalite dan solar lewat Aplikasi My Pertamina, Berikut update harga BBM hari ini Maret 2022 di seluruh SPBU Indonesia, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo alami kanaikan

AYOINDONESIA.COM -- Saat ini konsumen bahan bakar harus membeli pertalite dan solar lewat aplikasi MyPertamina yang juga bisa diakses via website.

Aturan membeli pertalite dan solar lewat aplikasi MyPertamina tentunya menghebohkan publika. Pasalnya ini adalah kebijakan baru yang tiba-tiba muncul.

Namun, aturan membeli pertalite dan solar lewat aplikasi MyPertamina ternyata memiliki alasan tersendiri. Berikut ulasannya, dilansir dari Republika.co.id:

Menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, merupakan salah satu amanah yang diberikan kepada Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat. Sebagai BBM bersubsidi, penyaluran Solar dan Pertalite penugasan ini diatur oleh regulasi, antara lain Peraturan Presiden No. 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No. 4/2020.

“Dalam menyalurkan BBM subsidi ada aturannya, baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari sisi segmentasi penggunanya. Saat ini, segmen pengguna Solar subsidi ini sudah diatur, sedangkan Pertalite segmentasi penggunanya masih terlalu luas. Sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, kami harus patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah,” jelas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution.

Baca Juga: Pencairan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Makin Dekat, Dijamin Bukan PHP

Saat ini masih terjadi di lapangan adanya konsumen yang tidak berhak mengkonsumsi Pertalite dan Solar dan jika tidak diatur, besar potensinya kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan mencukupi. Untuk memastikan mekanisme penyaluran makin tepat sasaran, maka Pertamina Patra Niaga berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina.

“Kami menyiapkan website MyPertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui website ini, untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar. Sistem MyPertamina ini akan membantu kami dalam mencocokan data pengguna,” lanjut Alfian.

Masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina, karena pendaftaran dilakukan semua di website MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/. Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan. Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

“Yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar di website MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital. Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar sehingga kedepannya, bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi,” lanjutnya.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Xiaomi 12 Ultra, Kamera Terbaik 50 MP dan RAM 16GB

Saat ini Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta kesisteman untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar secara tepat sasaran ini. Direncanakan, uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di 5 Provinsi antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Demikian informasi tentang alasan aturan membeli pertalite dan solar lewat aplikasi MyPertamina diberlakukan. Semoga informasi ini menjawab rasa penasaran Anda.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X