BIN Daerah Jawa Barat Kebut Akselerasi Vaksinasi Covid-19

- Senin, 4 Juli 2022 | 16:20 WIB
BIN Daerah Jawa Barat Kebut Akselerasi Vaksinasi Covid-19 (Irpan Wahab Muslim/Ayoindonesia.com)
BIN Daerah Jawa Barat Kebut Akselerasi Vaksinasi Covid-19 (Irpan Wahab Muslim/Ayoindonesia.com)

TASIKMALAYA, AYOINDONESIA.COM -- Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat terus gencar m melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 baik pertama, kedua maupun booster. Hampir setiap hari, gerai gerai vaksin dibuka di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan vaksin door to door.

Pada Senin 4 Juli 2022, akselerasi vaksin digelar di dua wilayah, yakni Kecamatan Ciawi dan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dengan target sasaran 2.000 orang. Kecamatan Ciawi, digelar di gerai vaksin Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) atau Puskesmas. Sedangkan di Kecamatan Kadipaten digelar di lapangan sepakbola depan kantor Kecamatan.

Binda Jawa Barat Kordinator Wilayah Priangan Timur Asep T mengatakan, vaksinasi akan terus dilakukan sampai benar-benar mencapai target. Pihaknya tidak khawatir akan sasaran, karena terbukti masyarakat masih antusias mengikuti vaksinasi.

"Antusiasme masyarakat masih tinggi. Buktinya setiap kali ada penyelenggaraan vaksinasi, masyarakat yang datang relatif selalu banyak. Ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat terus meningkat," terang Asep, Senin 4 Juli 2022.

Baca Juga: Sebelum Berangkat ke Tanah Suci, Calon Jamaah Haji Wajib Vaksinasi Lengkap

Asep mensyukuri betul akan peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya mempertahankan imun tubuh. Karena justru pada masa pelonggaran inilah, resiko penyebaran Covid-19 lebih besar dari sebelumnya.

“Intinya, kami terus mendorong, bekerja sama dengan pemerintah daerah agar akselerasi vaksin ini tercapai. Saya liat antusiasme masyarakat juga masih. Setiap kali vaksinasi, target kami seribu dosis per PKM," ucap Asep.

Misbah warga Kecamatan Ciawi mengatakan, ia sengaja datang ke gerai vaksin di PKM karena belum mendapatkan vaksin ketiga atau booster. Ia pun merasa terbantu dengan gencarnya akselerasi vaksin yang digelar pihak Puskesmas dan Bin daerah Jawa Barat.

“Sekarang sudah mulai longgar aturan dari pemerintah, tapi saya justru ada kekhawatiran akan terpapar. Makanya saya divaksin ketiga, kalaupun terpapar mudah-mudahan tidak terlalu parah gejalanya, “ ujar Misbah.

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X