3 Orang Anak Pelaku Perundungan di Tasikmalaya Dikembalikan ke Keluarganya

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:48 WIB
Ilustrasi korban perundungan (Pixabay)
Ilustrasi korban perundungan (Pixabay)

TASIKMALAYA, AYOINDONESIA.COM -- Tiga orang anak yang merupakan pelaku perundungan terhadap FH (12) yang berujung pada meninggal dunia akhirnya mendapatkan diversi dari Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

Tahapan awal dari diversi tersebut, ketiga pelaku dikembalikan ke lingkungan keluarga atau kampung halaman setelah sebelumnya menjalani pemulihan psikologis di rumah aman Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tasikmalaya.

"Betul dikembalikan ke lingkungan rumah orang tuanya, ke lingkunganya, setelah kami dampingi," kata Ketua P2TP2A An'an Yuliati, Rabu, 3 Agustus 2022.

Sementara itu, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menuturkan, pihaknya ke depan akan mengupayakan terwujudnya kampung ramah anak di Kabupaten Tasikmalaya. Pembangunananya dimulai dari infrastruktur hingga suasana masyarakat yang ramah. Terlebih, anak-anak pelaku perundungan harus kembali pulih kehidupan sosial dan pendidikanya.

"Rekomendasi Bapas dan penetapan pengadilan sudah turun. Kita normalisasikan lagi anak anak supaya hak hak pendidiknya terjaga dengan baik. Semua berkewajiban menjaga kehidupan sosial mereka, pendidikan anak anak ini," ucap Ato Rinanto.

Baca Juga: Daftar Film Dokumenter Terbaru Netflix Tayang Agustus 2022, Trainwreck: WoodStock ‘99 Tayang Hari Ini

Ato Rinanto berpesan, agar orang tua memperbaiki pola asuh dan edukasi untuk anak anak. Pasalnya, faktor terjadinya kekerasan atau perundungan yang melibatkan anak dimulai dari lingkungan keluarga.

"Pesan yang disampaikan bahwa ini adalah sebuah pengingat buat orang tua agar memperbaiki pola asuh anak, edukasi dan literasi terkait anak. Kita ajak mau belajar baik tentang pola asuh dan pola hidup yang baik untuk anak anak," tambah Ato Rinanto.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X