Akun TikTok Dewi Centong, Sosok Camat Payakumbuh yang Dicopot Gara-gara Tirukan Citayam Fashion Week

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 07:31 WIB
Akun TikTok Dewi Centong dan Sosok Camat Payakumbuh yang Dicopot Gara-gara Tirukan Citayam Fashion Week/ TikTok dewi.centong
Akun TikTok Dewi Centong dan Sosok Camat Payakumbuh yang Dicopot Gara-gara Tirukan Citayam Fashion Week/ TikTok dewi.centong

AYOINDONESIA - Akun TikTok Dewi Centong, Camat Payakumbuh yang dikabarkan dicopot gara-gara tirukan Citayam Fashion Week ramai dicari.

Fenomena Citayam Fashion Week yang viral beberapa waktu lalu membuat beberapa daerah lain turut melakukannya. Bahkan beberapa pejabat daerah ikut-ikutan turun untuk meramaikan fenomena tersebut, hingga yang terbaru seorang camat di Pakayumbuh dicopot usai mengikuti trend tersebut. Lantas siapa camat Pakayumbuh Dewi Centong yang dicopot dan apa akun TikTok nya?

Dewi Novita, yang merupakan Camat Payakumbuh Timur, Sumatera Barat dicopot dari jabatannya usai ia mengikuti fenomena Citayam Fashion Week. Hal ini bermula saat Dewi membuat dan mengunggah konten video ala Citayam Fashion Week di akun TikTok miliknya @dewi.centong.

Niat hati ingin mengadaptasi Citayam Fashion Week di daerahnya, namun siapa sangka aksi Dewi Centong mengikuti tren tersebut justru berujung pencopotan dari jabatan.

Dewi resmi dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh Timur terhitung mulai Jumat (5/8/2022) lalu dan dirotasi sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca juga: Hentikan 5 Kebiasaan Buruk di Pagi Hari Ini Jika Ingin Turunkan Berat Badan

Kisahnya ini dibagikan sendiri lewat unggahannya di TikTok, yang belakangan kembali viral usai beberapa warganet membagikannya. Dalam videonya Dewi mengungkapkan, bahwa ia sengaja membuat video itu untuk menginspirasi anak muda agar berkreativitas.

"Aku seorang Camat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Pernah ikutan membuat video viral ala-ala Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week," ungkapnya sebagai pembuka kisah.

Awalnya ia membuat video itu tanpa maksud apa-apa, termasuk melanggar norma-norma agama dan juga adat istiadat setempat.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bogasari Raih Penghargaan Manajemen Energi Tingkat Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 15:47 WIB

Ratusan Ekor Ayam di Kabupaten Kuningan Mati Dilalap Api

Senin, 26 September 2022 | 16:02 WIB

Bank BTN Gelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:25 WIB
X