Dua Kampung di Tasikmalaya Satukan Kreasi Bikin Lorong Merah Putih Meriahkan HUT RI

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 10:56 WIB
Lorong jalan bernuasa merah putih hasil karya warga kampung Cilingga dan Kampung Cibahong Desa Sukamenak Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)
Lorong jalan bernuasa merah putih hasil karya warga kampung Cilingga dan Kampung Cibahong Desa Sukamenak Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

TASIKMALAYA. AYOINDONESIA.COM – Berbagai cara dilakukan warga dalam memeriahkan HUT ke 77 Kemerdekaan RI di tahun 2022 ini. Selain mempersiapkan berbagai kegiatan lomba, warga juga menghiasi kampung mereka dengan memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul warna-warni.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat di Kampung Cilingga dan Kampung Cibahong, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Selain memasang gapura-gapura kerucut dari kain Merah Putih dan umbul-umbul. Warga dua kampung tersebut berkreasi membuat lorong jalan bernuansa Merah Putih.

Sepanjang jalan dibentangkan ratusan meter kain Merah Putih, di kiri kanan juga di atas jalan hingga mirip sebuah terowongan.

"Lorong merah putih saja ada sekitar 250 meter. Sementara total panjang jalan yang kami hias dengan bentangan kain, bendera dan umbul-umbul unik kurang lebih ada 500 meter," ujar Ketua RT 20 Kampung Cilingga, Asep Ajat, Senin, 8 Agustus 2022.

Asep Ajat menambahkan, Ide awal pembuatan lorong jalan dan pemasangan umbul umbul bernuansa Merah Putih, berasal dari warga. Di mana rata-rata warga kampung Cilingga bermata pencaharian sebagai pengusaha bordir.

Tahun ini, kata Asep, memang lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya. Pemasangan ornamen dan pernak pernik hiasan khas Hari Kemerdekaan jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Hal ini merupakan rasa bangga dan syukur warga, sebab tahun sebelumnya tidak bisa terlalu meriah akibat masih pandemi covid-19.

Persiapan dalam menghias jalan sudah warga lakukan sejak seminggu sebelum memasuki Agustus. Mereka mulai mengumpulkan kain, bambu, hingga lampu hias. Pemasangan pun dilakukan bertahap dengan cara bergotong royong.

"Kalau bahan kain yang diperlukan sudah puluhan gulung yang dipakai. Semua dari hasil swadaya masyarakat disini," ungkap Asep Ajat.

Baca Juga: Ini 5 Motif Utama Mengapa Seseorang Memilih untuk Selingkuh dari Pasangannya

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bogasari Raih Penghargaan Manajemen Energi Tingkat Dunia

Selasa, 27 September 2022 | 15:47 WIB

Ratusan Ekor Ayam di Kabupaten Kuningan Mati Dilalap Api

Senin, 26 September 2022 | 16:02 WIB

Bank BTN Gelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:25 WIB
X