Mahasiswa Tasikmalaya Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:21 WIB
Aksi Penolakan Rencana Kenaikan BBM di Tasikmalaya (Ayotasik.com)
Aksi Penolakan Rencana Kenaikan BBM di Tasikmalaya (Ayotasik.com)

TASIKMALAYA, AYOINDONESIA.COM -- Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pusat mendapat respons dari mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tasikmalaya. Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan terminal BBM Tasikmalaya di Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa, 30 Agustus 2022.

Selain berorasi, para mahasiswa juga sempat melakukan sindiran dengan mengisi BBM hanya sebesar Rp2.600. Tidak hanya itu, para mahasiswa juga menghentikan kendaraan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bahkan mengajak Kang Uu berorasi.

Ketua HMI Tasikmalaya, Andi Perdiana, menuturkan, kebijakan menaikkan harga BBM dinilai tidak tepat. Karena nantinya akan berimbas pada kenaikan bahan pokok lainnya yang tentu akan lebih menyusahkan masyarakat.

"Aksi ini, sebagai bagian dari penolakan kami atas rencana kenaikan BBM yang akan diambil pemerintah. Akan lebih menyusahkan masyarakat," ujar Andi, Selasa, 30 Agustus 2022.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menuturkan, ia memahami jika ada aksi penolakan terhadap kebijakan pemerintah terkait rencana kenaikan BBM. Aksi penolakan juga sebagai aksi kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, 78 Adegan Dilakukan oleh Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E

"Kami memahami adanya aksi penolakan. Karema aksi ini merupakan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat secara luas," ujar Uu.

Dalam aksi ini, mahasiswa membagikan bantuan sosial kepada sejumlah pihak, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, perwakilan Pertamina, dan perwakilan SPBU.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X