Menkeu Sri Mulyani Beberkan Sebab Bansos Covid-19 Belum Sampai ke Tangan Masyarakat

- Kamis, 22 Juli 2021 | 08:45 WIB
Menkeu Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani

JAKARTA, AYOINDONESIA.COM --


Sri Mulyani mengungkapkan, keterlambatan pencairan anggaran bansos Covid-19 itu terjadi di 324 daerah dari total 542 daerah.

"Ada 324 daerah yang realisasi belanja perlindungan sosial dan pemulihan ekonominya itu baru 6,2 persen," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita edisi Juli 2021 secara virtual, Rabu, 21 Juli 2021, dikutip Suara.com.

Padahal, kata Sri Mulyani, anggaran untuk 324 daerah tersebut sebesar Rp12,3 triliun, namun realisasinya hanya Rp764 miliar.

"Jadi masih sangat kecil. Pemerintah daerah harus segera melakukan pelaksanaan ini karena rakyat membutuhkannya saat ini," ujar Menkeu.

Sementara itu, sebanyak 128 daerah telah merealisasikan anggaran perlindungan sosial dan pemulihan ekonominya sebesar 22,5 persen.

Dengan total anggaran untuk 128 daerah tersebut sebesar Rp6,8 triliun dengan realisasi sebesar Rp1,5 triliun.

Selanjutnya 66 daerah sudah merealisasikan anggaran perlindungan sosial dan pemulihan ekonominya sebesar 35,5 persen.

Total anggaran untuk 66 daerah tersebut adalah R 5,6 triliun, dengan realisasi Rp1,9 triliun.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Sumber: suara.com

Tags

Terkini

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Kota Blitar Terbaru

Selasa, 28 September 2021 | 13:54 WIB
X