Video Detik-detik Robohnya Tembok MTs 19 Pondok Labu karena Banjir, Dugaan 3 Orang Meninggal

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 21:17 WIB
Video Detik-detik Robohnya Tembok MTs 19 Pondok Labu karena Banjir, Dugaan 3 Orang Tewas
Video Detik-detik Robohnya Tembok MTs 19 Pondok Labu karena Banjir, Dugaan 3 Orang Tewas

AYOINDONESIA.COM -- Berikut adalah video detik-detik robohnya tembok MTs 19 Pondok Labu karena banjir, dugaan ada 3 orang yang tewas dalam kejadian yang dilaporkan terjadi pada Kamis, 6 Oktober 2022.

Banjir yang melanda kawasan pemukiman di Pondok Labu menyebabkan salah satu bangunan dari Madrasah Tsanawiyah atau MTs 19 roboh. Tim evakuasi langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Video detik-detik robohnya banyak dicari di internet, pada kejadian robohnya tembok MTs 19 ini, diduga ada 3 orang yang tewas. Namun pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan tersebut masih belum pasti, karena hingga saat ini tim evakuasi masih tetap dikerahkan.

Baca Juga: KJP Plus Oktober 2022 untuk Siswa SD, SMP dan SMA Sudah Cair? Klik Link Ini

Saat terjadi hujan deras di DKI Jakarta, ternyata beberapa kawasan Pondok Labu tegenang air banjir setinggi 90 centimeter. Meskipun masih belum diketahui secara pasti apa penyebab dari robohnya MTs 19 Pondok Labu, namun kejadian tersebut berbarengan dengan hujan yang deras sampai menyebabkan banjir.

Pada video detik-detik robohnya MTs 19 Pondok Labu, ada banyak siswa-siswi yang berteriak histeris dan ketakutan. Namun dengan cepat tim evakuasi langsung menolong mereka agar bergegas ke tempat yang lebih aman.

Awalnya dugaan orang yang tewas dalam insiden robohnya MTs 19 Pondok Labu ini ada 2 orang, namun kini informasinya mengatakan bahwa korban yang tewas sebanyak 3 orang.

Baca Juga: Update KJP Plus Bulan Oktober 2022: Jadwal Pencairan, Daftar Penerima dan Cara Cek Saldo

Korban tewas karena tertimpa oleh tembok pembatas yang roboh begitu saja, saat hujan deras dan banjir yang melanda. Namun dugaan tewasnya 3 orang tersebut bukanlah hal yang pasti, karena mungkin saja ada korban lainnya yang belum di

Halaman:

Editor: Hartanto Ardi Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X